Penangkapan Terduga Teroris
Terduga Teroris Saiful Basri Latihan Ilmu Kebal, Ikut Rakit Bom Bakal Sasar SPBU Jalan Raya Bogor
Terduga teroris Saiful Basri mengaku pernah mengikuti pelatihan ilmu kebal. Pengakuan itu dibuat melalui sebuah rekaman video
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Terduga teroris Saiful Basri mengaku pernah mengikuti pelatihan ilmu kebal.
Pengakuan itu dibuat melalui sebuah rekaman video setelah ia menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Saya ikut di acara pengisian ilmu kebal di Haji Popon dengan tujuan tidak terluka pada saat mengikuti aksi demonstrasi," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).
Saiful Basri juga sempat menghadiri persidangan kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
"Saya ikut dan menghadiri acara persidangan Habib Rizieq sebanyak tiga kali dengan tujuan memberikan dukungan kepada Habib Rizieq Shihab," ungkap dia.
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
Baca juga: Pemuda Rumpin Tertangkap Basah Curi Motor, Jadi Bulan-bulanan Warga di Pamulang: Ibu-ibu Pada Teriak
Baca juga: Sejak Diresmikan Kapolri, Pemohon Perpanjangan SIM Online Terus Meningkat
Baca juga: Wanita Ini Kumpulkan Barisan Para Mantan di Grup WhatsApp, Begini Respon Para Lelaki
"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," tutur Saiful.
Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.
"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China, pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ucap dia.
"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Larang ASN Buka Puasa dan Sahur Bersama, Tapi Tak Ada Sanksi Bila Melanggar
Ikut Merakit Bom untuk Diledakkan di SPBU Jalan Raya Bogor
Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pengakuan terduga teroris Saiful Basri dibuat melalui sebuah rekaman video.
Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.
Baca juga: Terduga Teroris Saiful Basri Ditangkap Polsek Pasar Minggu, Sempat Masuk Daftar Pencarian Orang