Ramadan 2021

Manusia Gerobak Mulai Menjamur di Ibu Kota, Satpol PP DKI Klaim Sudah Tangkap 1.300 Orang

Manusia gerobak atau gelandangan musiman mulai banyak terlihat di ibu kota. Satpol PP DKI mengklaim sudah berhasil mengamankan 1.300 gelandangan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Joko bersama tiga anaknya tengah merapikan barang bekas serta pakaian di gerobaknya - Manusia gerobak atau gelandangan musiman mulai banyak terlihat di ibu kota. Satpol PP DKI mengklaim sudah berhasil mengamankan 1.300 gelandangan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jelang hari raya Idul Fitri, manusia gerobak atau gelandangan musiman mulai banyak terlihat di sejumlah sudut Ibu Kota.

Umumnya, para manusia gerobak ini berasal dari daerah lain di sekitar Ibu Kota.

Biasanya mereka turut serta membawa istri dan anak mereka menggelandang di Jakarta dan berharap belas kasih dari para pengguna jalan.

Guna meminimalisir datangnya para gelandangan musiman di ibu kota, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan bakal meningkatkan pengawasan.

Ia pun mengklaim telah berhasil mengamankan 1.300 gelandangan.

Tatang bersama istri dan anaknya menjelang buka puasa saat ditemui di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2020)
Tatang bersama istri dan anaknya menjelang buka puasa saat ditemui di Jalan Raya Jatiwaringin (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Termasuk manusia silver dan pengamen ondel-ondel selama bulan suci Ramadan.

"Dihitung beberapa waktu yang lalu sampai dengan kemarin, data yang terkumpul mencapai 1.300 orang," ucapnya, Senin (26/4/2021).

"Terdiri dari pengamen jalanan, kemudian ada ondel-ondel, kemudian ada badut, asa manusia silver, dan lain-lain," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Saksi Ahli JPU dari Ahli Pidana, Bahasa, hingga Tata Negara

Baca juga: Bebas dari Penjara, Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Mau Buat Konten dan Jadi Podcaster?

Baca juga: Bertemu Kapolda Metro Fadil Imran, Gubernur Anies Bahas Aturan SIKM Selama Larangan Mudik 

Ribuan pengemis dan gelandangan  ini pun kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk selanjutnya dilakukan pembinaan.

"Kami berkolaborasi bersama dengan Dinsos. Jadi, lebih kurang banyak itu sudah dikirim ke Dinas Sosial," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD DKI.

Petugas Gabungan Rutin Gelar Razia PMKS hingga Manusia Gerobak

Menjelang Ramadan, Satpol PP Jakarta Timur gelar razia rutin terkait keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga manusia silver.

Menjamurnya PMKS hingga fenomena manusia gerobak bukanlah perkara asing ketika bulan Ramadan tiba.

Bersama stake holder yang ada, Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur melakukan giat rutin terkait keberadaan PMKS, manusia silver, pengemis, pengamen dan manusia gerobak.

TONTON JUGA:

"Terkait monitoring pengawasan dan pengendalian, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran Perda ketertiban umum, khususnya PMKS menjelang ramadan, kita sudah memulai dengan apel bersama semua stakeholder (Satpol, Dinkes dan Dinsos serta Dishub)," kata Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian, Senin (12/4/2021).

Selama penjangkauan terpadu, petugas rutin melakukan patroli terutama di titik-titik yang berpotensi menjamurnya PMKS, seperti di lampu merah.

Baca juga: Viral Video Bayi 4 Bulan Meninggal Tertindih Kakaknya saat Tidur, Ibu Korban Nangis: Adek Bangun

Nantinya para PMKS yang terjaring akan dibawa ke GOR Ciracas untuk menjalani swab test antigen.

"Untuk melakukan penjangkauan terpadu selama ramadhan. Kita akan fokuskan pada manusia silver, pengemis yang berada di lampu merah dan tempat umun khususnya TPU, pengamen khusus di lampu merah, serta manusia gerobak," jelasnya.

Baca juga: Gelar Rukyatul Hilal, Jakarta Islamic Centre Perkirakan Ramadan Jatuh Selasa 13 April 2021 Besok

Baca juga: Misteri Wanita Bersuami Diajak Teman Jalan-jalan, Pulang Sudah Membiru Telah Jadi Jasad

Baca juga: Pingsan Lihat Perselingkuhan Sang Adik, Istri Tolak Jasad Suami: Terserah Mayatnya Mau Dibawa Kemana

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved