Mayat Perempuan di Gambir Diduga Terlibat Prostitusi, Polisi: Dia Pengangguran
Mayat perempuan berinisial B (22) ditemukan berada di tempah sampah, Jalan Petojo, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada 23 April 20
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Ditutup Seng dan Ranting Pohon
Budi menyatakan, jasad Bunga tergeletak di kamar Ivan.
"Pelaku panik dan memikirkan bagaimana caranya agar tidak ketahuan habis membunuh," kata Budi.
Ivan pun memiliki ide untuk membawa jasad Bunga ke tempat sampah di dekat rumahnya.
Ivan lantas menutupi jasad Bunga menggunakan seng dan ranting-ranting kayu.
Baca juga: Keji Sekali Kata Sule Kisruhnya dengan Nathalie Holscher Dituding Settingan, Tak Mau Ambil Pusing
Dia juga menyiram jasad Bunga menggunakan cairan cat guna menghilangkan baunya.
"Pelaku nekat malam-malam membawa jasad korban, ditutupi seng dan ranting kayu, juga disirami cat itu badannya korban," jelas Budi.
Ditemukan PPSU
Jasad Bunga di tempat sampah tersebut telah berada selama lebih dari tujuh hari.
Pada 23 April 2021, sekira pukul 10.00 WIB, seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) hendak mengambil sampah di sana.
Aroma tak sedap pun tercium oleh hidung petugas PPSU tersebut.
Namun, dia terus mengubek-ubek sampah tersebut lalu kaget ketika melihat ada mayat perempuan.
"Jadi, kami dapat laporan ini dari PPSU, sekira pukul 10.30 WIB kami terima laporannya," kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Kadek Budiyarta.
Polisi pun langsung mendatangi lokasi, kemudian membawa jenazah Bunga ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo guna diautopsi.
Pada hari yang sama, polisi pun memanggil ibu angkat Ivan guna dimintai keterangannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-22.jpg)