Ramadan 2021
Simak Cara Mencegah Sakit Kepala yang Kerap Menyerang Saat Puasa
Sakit kepala kerap menyerang saat puasa. Berikut cara mencegah sakit kepala agar ibadah puasa anda berjalan lancar.
Cara mencegah dan menyembuhkan sakit kepala yang lain adalah dengan mencegah penarikan kafein.
Jika Anda terbiasa mengonsumsi kafein dari kopi, teh, cokelat, dsb. setiap hari, Anda rentan pusing saat awal berpuasa. Kondisi ini disebabkan tubuh mengalami penarikan kafein.
Untuk mengantisipasinya, coba ubah kebiasaan mengonsumsi kafein saat puasa. Minum asupan berkafein seperti kopi, teh, cokelat, dsb.
setelah minum air putih dan perut sudah terisi setelah buka puasa. Hindari minum asupan berkafein terlalu dekat dengan jadwal tidur atau dengan porsi berlebihan.
Setelah tubuh mulai terbiasa, secara bertahap latih tubuh untuk mengurangi porsinya.
Orang yang menjalankan puasa lebih disarankan minum air putih yang mudah diserap tubuh dan tidak merangsang pengeluaran cairan (diuretik) agar tubuh tidak gampang dehidrasi.
Baca juga: Sederet Gejala Terbaru Infeksi Virus Corona Hasil Mutasi, Sakit Kepala hingga Diare
4. Jaga kualitas dan kuantitas tidur
Cara lain untuk mencegah dan menyembuhkan sakit kepala adalah dengan menjaga kualitas dan kuantitas tidur.
Kurang tidur juga bisa memicu sakit kepala.
Selama bulan puasa, aktivitas ibadah seperti tadarus, shalat, atau berdoa biasanya sampai larut malam atau dini hari.
Hal itu praktis menyunat sebagian waktu istirahat, terutama bagi orang yang keesokan harinya perlu beraktivitas rutin seperti bekerja atau sekolah.
Untuk menjaga kualitas tidur saat Ramadhan, usahakan tidur lebih awal jika ingin bangun tengah malam atau di sepertiga malam.
Selain itu, gunakan waktu istirahat siang untuk tidur siang sejenak. Tak perlu lama-lama, cukup setengah jam saja.
5. Minum obat sakit kepala
Apabila sakit kepala atau pusing tak tertahankan, minum obat penghilang rasa sakit atau antinyeri saat sahur atau buka puasa.