Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka di DKI, Disdik: Banyak Guru dan Murid Tak Bisa Pakai Masker 

Pembelajaran tatap muka pada umumnya berjalan dengan lancar sejak dimulai pada 7 April 2021. Ada beberapa catatan yang menjadi perhatian Disdik DKI

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ilustrasi uji coba pembelajaran tatap muka di Jakarta Utara - Pembelajaran tatap muka pada umumnya berjalan dengan lancar sejak dimulai pada 7 April 2021. Ada beberapa catatan yang menjadi perhatian Disdik DKI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta berakhir hari ini, Kamis (29/4/2021).

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan, proses pembelajaran tatap muka pada umumnya berjalan dengan lancar sejak dimulai pada 7 April 2021 lalu.

TONTON JUGA

"Hasil monitoting selama pelaksaan uji coba PTM, kegiatan ini disambut baik ya oleh semua pihak, baik orang tua, maupun para guru," ucapnya, Kamis (29/4/2021).

Walau secara umum berjalan dengan baik, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Pertama soal protokol kesehatan saat proses belajar mengajar di kelas, dimana masih ditemukan murid dan guru yang tidak mengenakan masker dengan benar.

Suasana uji coba belajar tatap muka di SMKN 66 Jakarta untuk kelas 10, Jumat (9/4/2021)
Suasana uji coba belajar tatap muka di SMKN 66 Jakarta untuk kelas 10, Jumat (9/4/2021) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Setelah selesai kegiatan belajar mengajar di sekolah, para siswa pun masih kerap berkerumun.

"Namanya anak-anak ngobrol dengan temannya, fenomena seperti itu terjadi di beberapa sekolah. Tetapi segera diurai kerumunan tersebut," ujarnya.

Baca juga: Cerita Kurdi Si Nelayan Cilincing: Pernah Jadi Korban Bajak Laut hingga Kepalanya Digetok Pistol

Baca juga: Pengakuan Adam Rekayasa Hoaks Babi Ngepet di Depok: Ingin Selesaikan Persoalan Hilangnya Uang Warga

Baca juga: Kasus Mafia Karantina di Bandara Soekarno-Hatta, Diduga dari ASN, Disparekraf DKI Angkat Bicara

Guna mengantisipasi kerumunan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga menggandeng pihak puskesmas, kelurahan, hingga Satpol PP untuk memantau para pelajar saat pulang sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved