Ramadan 2021

Pengunjung Pasar Tanah Abang Tembus 100 Ribu Orang, Pimpinan DPRD DKI Bereaksi: Harus Diperketat

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik buka suara soal kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang beberapa hari ini terakhir ini.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik buka suara soal kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang beberapa hari ini terakhir ini. 

"Begitu pasar tutup, semua orang pulang bersamaan. Maka dari itu, mulai besok sore akan ada perubahan jadwal kereta yang melintasi Stasiun Tanah Abang," tambahnya menjelaskan.

Tertibkan PKL Tanah Abang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, kehadiran pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar membuat kondisi Pasar Tanah Abang makin semrawut.

"Kenyataannya banyak yang menitipkan jualan di luar, sehingga menimbulkan kerumunan, sehingga berisiko (terpapar Covid-19)," ujarnya.

Untuk itu, mulai besok Pemprov DKI bakal menggiatkan penertiban para PKL di sekitar Pasar Tanah Abang.

"Di dalam pasar mulai besok pagi tidak boleh ada pedagang pasar yang berjualan di luar gedung. Di jalan-jalan trotoar tidak ada kegiatan berjualan," kata Anies menegaskan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta agar seluruh transaksi jual beli bisa dilakukan di lokasi yang telah disiapkan.

"Semua kegiatan jual beli di lakukan di dalam pasar," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved