Breaking News:

Pengikut Habib Rizieq Tewas

Respons Eks Pengacara FPI Terkait Polisi Tersangka Unlawful Killing Tidak Ditahan:Kita Bersabar Saja

Aziz Yanuar angkat bicara terkait tidak ditahannya dua anggota Polri tersangka kasus dugaan unlawful killing empat anggota laskar FPI.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Bima Putra
Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar angkat bicara terkait tidak ditahannya dua anggota Polri tersangka kasus dugaan unlawful killing empat anggota laskar FPI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar angkat bicara terkait tidak ditahannya dua anggota Polri tersangka kasus dugaan unlawful killing empat anggota laskar FPI.

Aziz mengatakan untuk sekarang pihaknya menyerahkan penanganan kasus penembakan yang menewaskan empat anggota laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada 7 Desember 2020.

"Nanti kita lihat saja, mungkin polisi masih akan ada pertimbangan (tidak melakukan penahanan tersangka). Kita tunggu saja nanti, kita bersabar saja," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Pihaknya kini menanti berkas perkara dugaan unlawful killing dua tersangka anggota Polri hingga dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung sehingga perkara berlanjut ke peradilan.

Dalam kasus dugaan unlawful killing ini dua anggota Polda Metro Jaya yang ditetapkan jadi tersangka yakni berinisial Y dan F dijerat pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto pasal 56 KUHP.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).
Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Saat proses penyelidikan awalnya Bareskrim Polri menetapkan tiga anggotanya diduga melakukan unlawful killing, namun satu di antaranya meninggal sehingga penyelidikan dihentikan.

Pengusutan perkara oleh Polri ini berdasar hasil investigasi Komnas HAM yang menyimpulkan tewasnya empat dari enam anggota laskar FPI merupakan pelanggaran HAM.

Baca juga: DKM Al-Amanah Gunakan Dalil Surat Ali-Imran Larang Jemaah Pakai Masker, Ini Respons MUI Kota Bekasi

Baca juga: Penjual Ikan Hias Dibegal Saat Melintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi, Dagangan Dibawa Kabur

Baca juga: Rencana Pembunuhan ke Aiptu Tomi Sudah Dipikirkan Selama Tiga Bulan, Eksekusi NA Malah Salah Sasaran

Alasannya keempat anggota Laskar FPI tewas ketika dalam penanganan aparat kepolisian, sehingga merekomendasikan agar penanganan kasus dilanjutkan ke tahap pengadilan pidana.

Penyidik Bareskrim Polri beberapa waktu lalu sudah melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Agung, namun oleh jaksa peneliti berkas dinyatakan belum lengkap sehingga dikembalikan ke penyidik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved