Sosok Pengirim Sate Beracun Terungkap, Sedikit Kelegaan di Keluarga Korban, Ini Permintaan ke Pelaku

Pengirim sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) terungkap, sedikit kelegaan dirasakan keluarga korban yang memberikan satu permintaan.

Editor: Elga H Putra
Tribun Jogja/ Santo Ari
Bandiman, seusai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sewon, Selasa (27/4/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, YOGYA - Pengirim sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) terungkap, sedikit kelegaan dirasakan keluarga korban yang memberikan satu permintaan kepada pelaku.

Diketahui, pelaku yakni Nani Apriliani Nurjaman alias NA (25) telah ditangkap polisi.

Pihak keluarga mengapresiasi kerja aparat kepolisian yang bertindak cepat untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Perempuan yang mengirim paket sate beracun diketahui berinisial NA (25), warga asal Majalengka, Jawa Barat yang sudah lama bekerja di Yogyakarta.

Kuasa Hukum Bandiman, Chandra Siagian mengatakan kliennya bersyukur karena pelaku sudah tertangkap.

"Syukur Alhamdulillah, kami sudah konfirmasi, Pak Bandiman merasa lega. Karena istrinya selama ini was-was kalau pelakunya tidak tertangkap,"katanya, Senin (03/05/2021).

Baca juga: Rencana Pembunuhan ke Aiptu Tomi Sudah Dipikirkan Selama Tiga Bulan, Eksekusi NA Malah Salah Sasaran

"Beliau mengapresiasi Polres Bantul yang dapat melakukan pengungkapan dan penangkapan tersangka,"sambungnya.

Chandra mengungkapkan saat ini Bandiman masih belum bisa beraktivitas seperti biasa.

Bandiman masih berada di rumah dan belum bekerja lagi sebagai pengemudi ojek online.

"Sampai saat ini masih di rumah, belum beraktivitas. Masih trauma karena anaknya meninggal dunia," tuturnya.

Baca juga: Target Polisi Mantan Kekasih, Korbannya Malah Bocah 10 Tahun, Terkuak Perasaan Pengirim Sate Beracun

Baca juga: Polisi Target Sate Beracun Sedang Tangkap Penjahat Saat Paket Mematikan Dikirim ke Rumahnya?

Baca juga: Aiptu Tomi Nyaris Tewas karena Sate Sianida Wanita Muda, Kehebatannya Ungkap Kasus Dipuji Atasan

Selaku kuasa hukum, ia berharap agar tersangka NA dihukum maksimal sesuai dengan perbuatannya.

Bandiman memperlihatkan foto anaknya yang meninggal usai menyantap paket sate misterius, Senin (26/4/2021)
Bandiman memperlihatkan foto anaknya yang meninggal usai menyantap paket sate misterius, Senin (26/4/2021) (TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda)

Sudah Direncanakan Tiga Bulan Lalu

Rencana pembunuhan kepada Aiptu Tomi rupanya sudah dipikirkan oleh Nani Apriliani Nurjaman alias NA (25) sejak tiga bulan silam, namun saat hari eksekusinya sate racun yang dikirimkannya melalui ojek online itu ternyata salah sasaran.

Racun tersebut malah menewaskan bocah berusia 10 tahun bernama Naba Faiz Prasetya (NFP).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved