Breaking News:

Sebelum Bentrok di Pasar Minggu, Oknum Ormas Protes Bazar Dilarang Aparat Tiga Pilar

Ormas di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melakukan protes saat  kegiatan bazar di wilayahnya dilarang aparat tiga pilar.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Google/Net Via Tribunnews
Ilustrasi Bentrokan Ormas - Ormas di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melakukan protes saat  kegiatan bazar di wilayahnya dilarang aparat tiga pilar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Seorang oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melakukan protes saat  kegiatan bazar di wilayahnya dilarang aparat tiga pilar.

Mulanya, Jalan Swadaya 1 RT 06/RW 09 Kelurahan Pejaten Timur akan dijadikan sebagai lokasi bazar.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko mengatakan, protes terkait larangan bazar itu disampai oknum anggota ormas saat aparat tiga pilar sedang berkumpul di Sekretariat RW 10 Pejaten Timur pada Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Tiba-tiba datang salah seorang anggota Forkabi atas nama Enca alias Kebo langsung marah dan komplain terkait larangan bazar oleh tiga pilar," kata Bambang saat dikonfirmasi, Sabtu (8/5/2021).

Bambang menuturkan, larangan menggelar kegiatan bazar bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono (kiri) mencoba melerai bentrokan di depan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020).
Ilustrasi ormas bentrok (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

"Setelah diberikan imbauan oleh unsur tiga pilar, kegiatan bazar tidak jadi dilaksanakan," ujar dia.

Setengah jam berselang seusai protes tersebut, beberapa orang yang diduga berasal dari oknum anggota Forkabi melakukan perusakan banner dan bendera FBR.

Baca juga: Nekat Pulang Kampung saat Ada Larangan Mudik dari Pemerintah, Siap-siap Kena Sanksi:Kendaraan Disita

Baca juga: Pemudik Terciduk Sembunyi di Truk Pengangkut Motor, Gagal Kelabui Polisi & Diturunkan di Tol Cikupa

Baca juga: Imam Masjid yang Ditampar saat Pimpin Salat Sempat Dibisiki Ini Oleh Pelaku, Baru Sebulan Bertugas

"Bendera FBR Gardu 0200 telah dibuang ke got atau saluran air oleh orang yang diduga dari oknum ormas Forkabi setempat," tutur Bambang.

Perusakan banner dan bendera tersebut, jelas Bambang, terjadi di Kantor Sekretariat FBR Gardu 0200 yang berlokasi di Jalan Swadaya 1 RT 07/RW 10 Kelurahan Pejaten Timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved