Breaking News:

Ramadan 2021

Polres Metro Jakarta Pusat Takbir Keliling Dilarang Menjelang Lebaran, Pelaku dapat Dipidana

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan kegiatan takbir keliling dilarang menjelang lebaran 2021.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ilustrasi takbir keliling. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan kegiatan takbir keliling dilarang menjelang lebaran 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan kegiatan takbir keliling dilarang menjelang lebaran 2021.

Hengki mengatakan, masyarakat yang melakukan kegiatan tersebut dapat dipidana.

"Segala bentuk kerumunan dilarang. Takbir keliling dapat menimbulkan kerumunan dan tentu mengkhawatirkan di situasi pandemi Covid-19 seperti ini," kata Hengki, Senin (10/5/2021).

"Itu merupakan pelanggaran hukum. Kami juga sudah pasang banyak spanduk yang mengancam pidana jika melanggar hukum," lanjutnya.

Hengki melanjutkan, segala kegiatan yang menimbulkan kerumunan dapat diancam dengan pidana.

"Barang siapa yang menempatkan orang lain dalam situasi berbahaya, artinya di dalam masa pandemi ini dapat dipidana," jelas Hengki.

"Karena itu kami berharap kesadaran masyarakat yang menjaga protokol Covid-19 semakin meningkat," lanjutnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Depok Minta Pendatang Lapor Diri, Wajib Isolasi Minimal Tiga Hari

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas, pun mendukung larangan takbir keliling yang dikeluarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Robikin mengatakan, selama angka penyebaran Covid-19 belum terkendali dan vaksinasi belum selesai, kebijakan pembatasan pergerakan orang perlu dilakukan.

"Takbir keliling dan berbagai kegiatan yang berpotensi tak mungkin menghindarkan kerumunan sebaiknya dihindari. Namun hal itu tak boleh memadamkan nyala syiar keagamaan," kata Robikin, melansir laman Tribunnews.com, pada Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Viral Polisi Kewalahan Adang Pemudik di Penyekatan Perbatasan Bekasi - Karawang, Ini Kata Kapolres

Robikin melanjutkan, umat Muslim dapat menggemakan takbir dari rumah, surau, musala, masjid, dan berbagai tempat ibadah lainnya dengan syarat mematuhi protokol kesehatan.

"Selain itu, masyarakat muslim dapat memanfaatkan sosial media dengan berbagai konten positif dan kreatif dalam merayakan idul fitri," ucap Robikin.

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, PPDB DKI Jakarta 2021 Sepenuhnya Dilaksanakan Secara Online

Diberitakan sebelumnya, Gus Yaqut menegaskan pemerintah melarang adanya takbir keliling menyambut hari raya Idul Fitri 2021.

"Kami tidak perkenankan takbir keliling, silakan takbir dilakukan di dalam masjid atau musala supaya menjaga penularan Covid- 19," kata dia, usai rapat terbatas dengan Presiden, Senin, (19/4/2021).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved