Lika-liku Bandar Narkoba Kini Jabat Kades Ikut Gerebek Narkotika Sampai Diserang Pengedar
Muhammad Yusni berhasil tinggalkan dunia hitam narkoba dan kini menjadi Kepala Desa Rantau Panjang di Sumatera Utara.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Muhammad Yusni berhasil tinggalkan dunia hitam narkoba dan kini menjadi Kepala Desa Rantau Panjang di Sumatera Utara.
Padahal, Muhammad Yusni dahulu merupakan pengendar narkoba.
Namun kini, Muhammad Yusni menjabat sebagai kepala desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang sekaligus pembasmi narkoba di desanya.
Bahkan Muhammad Yusni pernah diserang bandar narkoba yang kesal dengan tingkah lakunya memberantas barang haram itu.
Berikut lika liku bandar narkoba kini menjabat kepala desa dan ikut memberantas narkotika.
Muhammad Yusni merupakan kepala desa yang dipilih langsung oleh masyarakat Desa Rantau Panjang.

Baca juga: Simpan Ratusan Gram Ganja di Balik Bantal, Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap Setelah Transaksi
Unggul 14 suara, Muhammad Yusni pun dilantik menjadi kepala desa oleh Bupati Deliserdang pada tanggal 20 Mei 2016.
Ia terpilih menjadi kepala desa dengan memegang visi "Rantau Panjang sejahtera, berprestasi, dan sukses berasaskan iman, taqwa, dan tanpa narkoba".
Muhammad Yusni atau yang lebih dikenal dengan nama Buyung.
Yusni merupakan anak tertua dari pasangan Bapak Amat Bulkhi dan Ibu Fatimah yang lahir pada tanggal 19 November 1968 di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang.
Selanjutnya, Yusni atau Buyung hanya menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Baca juga: Anak Rita Sugiarto Sudah Pakai Narkoba Sejak 3 Tahun Terakhir: Kecewa Saja Tak Cukup
Pada tahun 1990 ia mempersunting wanita bernama Hafiza yang menjadi istrinya hingga saat ini, dan telah dikaruniai dua orang putra dan satu orang putri.
"Pada tahun 2001- 2004 saya terjerumus kedalam lingkungan narkoba yang dimana saya pada waktu itu menjadi bandar ataupun pengedar. Bisa dibilang saya lah ikut serta merusak masyarakat Desa Rantau Panjang," ujar Muhammad Yusni, Jumat (21/5/2021).

Lanjutnya, di mana pada waktu itu, anak kandung beliau juga menjadi salahsatu korban pengguna narkoba.
Pada akhirnya, Yusni memutuskan untuk berubah dan meninggalkan dunia kelam narkoba tersebut.