Lika-liku Bandar Narkoba Kini Jabat Kades Ikut Gerebek Narkotika Sampai Diserang Pengedar
Muhammad Yusni berhasil tinggalkan dunia hitam narkoba dan kini menjadi Kepala Desa Rantau Panjang di Sumatera Utara.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Dikarenakan banyak hal dan musibah yang ia dan keluarga rasakan baik dari segi materi dan tidak keharmonisan keluarga.
Dengan latar belakang dan rasa bersalah kepada keluarga dan masyarakat Desa Rantau Panjang, akhirnya mendorong Yusni untuk menjadi relawan anti narkoba Kecamatan Pantai Labu dengan harapan dapat mengubah dan mengurangi pemakai narkoba terkhusus Desa Rantau Panjang.
Baca juga: Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pria 31 Tahun di Kemayoran Positif Narkoba
Hingga akhirnya, aksi dan tindakan yang sudah dilakukan, ia mendapat dukungan dari masyarakat sehingga terpilih dan menang menjadi kepala desa pada tahun 2016.
Penjuangan Muhammad Yusni dalam memberantas narkoba tidak berhenti hanya sampai di situ.
Sejak terpilih menjadi Kepala Desa Rantau Panjang, Muhammad Yusni menyusun banyak program-program dan aksi-aksi dalam pemberantasan narkoba, dengan cara mempersempit ruang gerak baik bandar ataupun pemakai narkoba.
Selain itu ia juga melakukan pendekatan dengan masyarakat dengan cara melakukan kegiatan P4GN berupa sosialisasi dan tes urin baik kepada masyarakat maupun pemerintah desa sendiri setiap tahunnya.
"Tindakan merehab pengguna narkoba juga dilakukan kepada beberapa pengguna narkoba di Desa Rantau Panjang," ucap Muhammad Yusni.
Selain merehab pengguna narkoba, ia juga sering lakukan aksi penggerebekan ataupun penangkapan kepada bandar-bandar maupun pengguna narkoba.
Atas dasar ini juga, pada akhirnya Desa Rantau Panjang dicanangkan menjadi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) pada tahun 2019 yang diresmikan oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Sabrar Fadhilah.
Dalam memberantas peredaran narkoba tentu tidak lah mudah pastinya.
Teranyar Muhammad Yusni sempat diserang oleh seorang bandar narkoba diduga merasa kesal terhadap kepala desa yang berusaha membersihkan desa tersebut dari peredaran narkoba.
"Kejadian pas pukul 11.30 WIB, Rabu (21/4/2021) di Dusun III, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu. Kebetulan kami lagi survei lokasi bantuan MCK dari Perkim, pulang dari survei langsung di serang," Ujar Yusni.
Lanjut Yusni, pelaku ini merupakan seorang bandar narkoba sekaligus residivis yang baru keluar dari penjara sekitar dua tahun yang lalu.
Baca juga: 2 Pelaku Penyerangan Warga Kartini dengan Senjata Tajam Positif Narkoba
"Jadi serangan itu spontanitas dengan alat sajam seperti sundak pari yang tingkat resikonya cukup tinggi," ucap Yusni.
Penyerangan ini diduga Yusni, pelaku merasa kesal karena beberapa kali terjadi penggrebekan narkoba di Desa Rantau Panjang, yang merupakan desa tempat pelaku bertempat tinggal.