Breaking News:

Kasus Aborsi di Tangsel, Polisi Ciduk 2 Pria: Obat Penggugur Kandungan Ikut Diamankan

Polsek Balaraja melakukan pengembangan kasus aborsi yang dilakukan seorang wanita berinisial WP (34) warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Tersangka lain yang dibekuk polisi adalah seorang pria berinisial SW (43) di tempat berjualannya di kawasan Lemahabang, Cikarang, Bekasi karena membantu aborsi WP. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polsek Balaraja melakukan pengembangan kasus aborsi yang dilakukan seorang wanita berinisial WP (34) warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Dari pengembangan atas kasus itu, polisi meringkus dua orang lainnya sebagai tersangka.

Kedua orang itu adalah HT (38) warga Perum Baros Indah Permai, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

HT merupakan pacar dari tersangka WP dan diduga merupakan ayah dari bayi yang dikandung WP.

"Tersangka HT selain diduga merupakan ayah dari bayi yang diaborsi, juga yang menyuruh tersangka WP untuk melakukan aborsi. Tersangka HT juga yang membiayai aborsi," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dalam keterangannya, Jumat (28/5/2021).

Tersangka lain yang dibekuk polisi adalah seorang pria berinisial SW (43) di tempat berjualannya di kawasan Lemahabang, Cikarang, Bekasi karena membantu aborsi WP.
Tersangka lain yang dibekuk polisi adalah seorang pria berinisial SW (43) di tempat berjualannya di kawasan Lemahabang, Cikarang, Bekasi karena membantu aborsi WP. (ISTIMEWA)

Tersangka lain yang dibekuk polisi adalah seorang pria berinisial SW (43) di tempat berjualannya di kawasan Lemahabang, Cikarang, Bekasi.

Di toko milik tersangka SW, polisi pun mengamankan barang bukti obat.

Baca juga: Jakarta Dapat Nilai E dari Kemenkes, Pimpinan DPRD DKI Kesal: Kami Tidak Butuh Nilai

Baca juga: Mural Karya PPSU di Bukit Duri Dicorat-coret Pelaku Vandalisme, Lurah: Marah dan Kecewa

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Kamar Hotel di Menteng, Polisi Temukan Kondom

Obat itu diduga sebagai penggugur kandungan.

Yakni berupa 17 butir pil Cytotec, 13 butir pil Opistan, 340 butir kapsul lancar haid, 14 butir pil Mefenamic Acid, 14 butir pil Amoxcillin, tujuh butir pil Gastrul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved