Breaking News:

Gubernur Anies Akui Belum Punya Aturan Tindak Pesepeda Tak Melintas di Jalur Sepeda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar soal sanksi yang diberikan bagi pesepeda yang melintas bukan di jalur yang sudah ditentukan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat gowes dari rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan ke Balai Kota, Kamis (3/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar soal sanksi yang diberikan bagi pesepeda yang melintas bukan di jalur yang sudah ditentukan.

Ia berkilah, saat ini belum ada aturan yang mengatur sanksi bagi pesepeda yang melanggar aturan.

"Jangan menjadi pengelola negara, pemerintah yang mengumumkan sebelum membuat aturan, kasihan petugas di lapangan," ucapnya, Kamis (3/6/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, aturan soal sanksi saat ini tengah digodok oleh jajarannya.

Bila aturan itu sudah diterbitkan, barulah Pemprov DKI bakal memberikan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk juga soal sanksi yang bakal diberikan.

Baca juga: Gubernur Anies Targetkan Tahun Ini Jakarta Punya 164 Km Jalur Sepeda 

Baca juga: Pakai Batik Gowes 19 Km ke Balai Kota, Anies: Jadikan Sepeda Alat Transportasi, Bukan Cuma Hobi

Baca juga: Gubernur Anies Tak Main-main Fasilitasi Pesepeda, Izinkan Sudirman Thamrin Jadi Lintasan Road Bike

"Kami bahas dulu, baru nanti kami sampaikan, karena kebijakan itu dibuat aturannya baru diumumkan," ujarnya di Balai Kota Jakarta.

Baru-baru ini, Pemprov DKI menggulirkan wacana bakal mengizinkan sepeda road bike melintas bebas di Jalan Sudirman-Thamrin pada jam tertentu, mulai 05.00 WIB hingga 06.30 WIB.

Artinya, pesepeda road bike boleh melintas bukan di jalur sepeda permanen pada periode waktu tersebut.

Di luar periode tersebut, para seluruh pesepeda pun diminta mentaati aturan dan diwajibkan melintas di jalur sepeda.

"Sadarilah bahwa jalan ini bukan milik satu jenis moda transportasi. Jadi, jangan sampai ada yang menggunakan jalan tanpa memikirkan keselamatan orang lain maupun keselamatan diri," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved