Breaking News:

Mantan Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Dituntut Satu Tahun Penjara

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara dijatuhi tuntutan 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Ega Alfreda
Mantan Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang - I Gusti Ngurah Askhara dijatuhi tuntutan 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara dijatuhi tuntutan 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan tersebut dibacakan JPU di Pengadilan Negeri Tangerang pada 29 Mei 2021 lalu.

TONTON JUGA

Sebagai informasi, pria yang akrab disapa Ari Askhara tersebut menjadi terdakwa setelah menyelundupkan Harley Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Kala itu dia masih menjabat sebagai direktur utama Garuda Indonesia.

Humas Pengadilan Negeri Tangerang, Arif Budi Cahyono membenarkan hasil tuntutan yang diberatkan ke Ari Askhara.

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, Dirut Garuda Indonesia dicopot oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, Dirut Garuda Indonesia dicopot oleh Menteri BUMN Erick Thohir. (https://www.garuda-indonesia.com/)

"Iya betul sekali, itu sudah dibacakan pada 24 Mei lalu, akhir bulan lalu. Sudah berjalan ke pembacaan pembelaan terdakwa," ujar Arif saat dihubungi, Jumat (4/6/2021).

Dia membeberkan, untuk proses sidang pembacaan sidang putusan akan dilaksanakn pada Senin (14/6/2021).

Baca juga: Antisipasi Surat Swab Palsu, Dirjen Perhubungan Keliling Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Waspada Kutukan Juara di Ajang Pemanasan, Tim Voli Putri DKI Jakarta Fokus ke PON Papua

Baca juga: Nagita Slavina Bagi-bagi Dorprize Uang hingga iPhone 12 ke Karyawan di Bali, Abrar Dapat Motor Vespa

"Sidang putusannya pada 14 Juni mendatang, nanti saya infokan kembali. Sewaktu-waktu bisa berubah," sambung Arif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved