Breaking News:

Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Suharyo Masih Menjabat Bendahara KONI Tangsel, Ini Kata Pengurus

Nama Suharyo masih belum tergantikan dalam kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Bendahara KONI Tangsel, Suharyo mengenakan rompi tahanan Kejari Tangsel, di Kantor Kejari Tangsel, Serpong, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Nama Suharyo masih belum tergantikan dalam kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan (Tangsel), meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel.

Sekretaris KONI Tangsel, Mulyono, mengatakan, Suharyo masih menjabat bendahara umum secara adminsitratif.

Namun, Mulyono menegaskan, Suharyo sudah tidak mengerjakan tugas kebendaharaan KONI.

"Secara ini iya (menjabat). Tapi kan ini belum dirapatin, kan baru hari Jumat kan (penetapan tersangka). Sekarang hari senin jadi kita belum rapat. Saya sedang koordinasi sama temen temen menyikapinya, maksudnya kita rapat BPH. Karena tidak diputuskan beberaap orang saja. Harus minimal BPH (Badan Pengurus Harian) itu rapat 60%," papar Mulyono melalui sambungan telepon, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Tak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Baca juga: Pakai Rompi Tersangka Korupsi, Ekspresi Bendahara KONI Tangsel saat Diangkut ke Rutan Tuai Sorotan

Mulyono mengatakan, pihaknya harus rapat terlebih dahulu dengan KONI Provinsi Banten untuk menetapkan status Suharyo dan menentukan sosok penggantinya. 

"Tapi secara pekerjaan ya jelas sudah tidak dong karena sudah tersangka. Kan biasa kalau melihat dari biasa katakanlah langsung dipecatkan. Nah kita rapat dulu BPH. Nanti hasil rapat itu kita laporkan ke KONI Provinsi. Sehingga ada SK baru KONI provinsi mengeluarkan," tambah Mulyono. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Suharyo sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Tangsel tahun 2019 dan ditahan di Rutan Serang mulai Jumat (4/6/2021).

Kepala Kejari Tangsel, Aliansyah, mengatakan, penahanan Suharyo guna proses penyidikan.

Suharyo ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Tingkat Penyidikan Nomor : PRINT- 1787 /M.6.16/06/2021 tanggal 4 Juni 2021.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved