Tetesan Air Mata Tak Tertahan Pelaku Pengirim Sate Beracun Saat Memeragakan Aksi Jahatnya

Tetesan air mata tak tertahankan dari pengirim sate beracun, Nani Apriliani Nurjaman (25) saat menjalani rekonstruksi kasusnya.

Editor: Elga H Putra
Via Surya
Nani Apriliani Nurjaman tersangka kasus sate beracun sianida saat rekonstruksi, di Mapolres Bantul, Yogyakarta, Senin (7/6/2021 

Nani yang tadinya tidak diketahui identitasnya meminta Bandiman yang sedang beristirahat di sebuah masjid di Kota Yogyakarta, mengantar dua bungkus makanan berisis sate dan snack itu ke sebuah perumahan di Kasihan, Bantul kepada orang yang bernama Tomo.

Dia berpesan bahwa takjil itu kiriman dari 'Hamid dari Pakualaman'.

Sesampai di lokasi, Tomi sedang di luar kota. Istri Tomi tidak mau menerima kiriman makanan tersebut lantaran merasa tidak tahu siapa pengirimnya.

Sederet Fakta Pengakuan Nani Pengirim Sate Sianida, Dibisiki Sosok Ini buat Beli Racun
Sederet Fakta Pengakuan Nani Pengirim Sate Sianida, Dibisiki Sosok Ini buat Beli Racun ((kolase Instagram))

Begitu pula Tomi ketika saat itu dihubungi mengaku tidak kenal.

Istri Tomi menganjurkan makanan dibawa pulang saja. Bandiman pun pulang dan sate disantap keluarganya.

Dalam adegan rekonstruksi itu, diperagakan di halaman Mapolres dan seolah-olah pagar Mapolres merupakan pagar rumah Tomi.

Saat dimintai keterangan, Bandiman mengaku sesuai dengan kejadian.

"Iya sesuai, memang urutannya seperti itu," kata Bandiman di Mapolres Bantul.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Penampilan Nani Pengirim Sate Beracun Disorot saat Rekonstruksi, Terus Menangis, Dimana Aiptu Tomi?

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved