Breaking News:

Penderitaan Kakak Beradik Disiksa Sampai Salah Satunya Tewas, Korban Diberi Makan Kotoran Manusia

Sejak ibu meninggal dan ayah di penjara, kakak beradik berinisial ML (13) dan AL (11) tinggal bersama tantenya, DL dan suami tantenya, BNZ.

TRIBUNPEKANBARU/PALTI SIAHAAN/NET
Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM pimpin konferensi pers terkait pembunuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sejak ibu meninggal dan ayah di penjara, kakak beradik berinisial ML (13) dan AL (11) tinggal bersama tantenya, DL dan suami tantenya, BNZ.

Namun bukannya bahagia, ML dan AL mengalami penderitaan selama diasuh oleh DL dan BNZ.

Bahkan, salah satu dari kakak beradik tersebut dikubur hidup-hidup hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Selama tinggal bersama tantenya, ML dan AL mengalami penyiksaan yang kejam.

Kakak beradik asal Kuansing Riau ini telah menerima berbagai kekerasan sejak tahun 2019.

Baca juga: Borong BTS Meal Lalu Olah Jadi Es Krim, Sisca Kohl Trending 1 Twitter: Aku Tidak Beli Terlalu Banyak

Hingga akhirnya, AL tak kuat lagi menahan sakit dan melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak berwajib, 31 Mei 2021.

Selama tinggal bareng tante, ML dan AL kerap dipukuli dengan kayu.

Tak hanya itu, DL pernah menusukan sebuah kayu ke kemaluan keponakannya tersebut.

Mulut dan gigi ML dan AL pun tak luput dari sasaran kekerasan tante dan omnya.

Follow juga:

Halaman
1234
Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved