Breaking News:

Anak Divonis Hakim 12 Tahun Penjara, Sang Ibunda Histeris: Hukum Mati Saja Dia

Lenasari Lubis teriak histeris ketika majelis hakim memvonis anaknya pidana penjara 12 tahun. 

(TRIBUN MEDAN/GITA PUTRI TARIGAN)
Terdakwa Muhammad Arif Nasution saat mengikuti sidang vonis secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (10/6/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM-  Lenasari Lubis teriak histeris ketika majelis hakim memvonis anaknya pidana penjara 12 tahun. 

Lenasari Lubis meminta agar anaknya itu dihukum mati saja. Dia tidak percaya anaknya itu menjadi bandar narkoba.

Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara mendadak riuh.

Sejumlah satpam berlarian ke arah ruang sidang, berusaha mengamankan Lenasari Lubis.

Diketahui, Lenasari Lubis adalah orangtua dari Muhammad Arif, terdakwa kasus kepemilikan narkotika.

Saat hakim membacakan vonis 12 tahun penjara terhadap Muhammad Arif, Lenasari Lubis tak kuasa menahan emosinya.

"Anak si miskin inilah yang dijebak. Anak ku tidak bersalah," teriak Lenasari Lubis, Kamis (10/6/2021).

Karena teriakan Lenasari Lubis cukup kencang, pengunjung sidang lain pun melongo ke arah ruang Cakra IV.

Mereka hendak mencari tahu, apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruang sidang.

"Hukum mati saja anak ku daripada dia harus menderita di penjara 12 tahun. Anak ku tidak pernah jadi bandar sabu," kata Lenasari Lubis berurai air mata.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved