Breaking News:

Cerita Kriminal

Titik Terang Mayat Gosong Dikira Sampah, Pamit Terakhir Rian Ingin Rayakan Ulang Tahun Berakhir Duka

Misteri mayat hangus terbakar dikira sampah di Maros, Sulawesi Selatan akhirnya menemui titik terang. Korban bernama Rian (20), simak selengkapnya.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson menunjukkan sketsa wajah korban yang tewas terbakar di Mallawa, Maros. Misteri mayat hangus terbakar dikira sampah di Maros, Sulawesi Selatan akhirnya menemui titik terang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Misteri mayat hangus terbakar dikira sampah di Maros, Sulawesi Selatan akhirnya menemui titik terang.

Identitas mayat hangus terbakar tersebut diketahui bernama Rian (20), warga Jl Palantikang, Lingkungan Tamalate Kelurahan Kaligowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Rian pun sempat pamit untuk merayakan ulang tahun bersama kedua temannya ke Malino.

Kronologi kepergian Rian, korban mayat hangus terbakar itu diceritakan tantenya bernama Rita.

Awalnya Rian keluar rumah pada Senin (7/6/2021) pagi.

Kemudian, Rian kembali ke rumah dan istirahat pada pukul 13.00 Wita.

Baca juga: Tabir Gelap Mayat Terbakar Dikira Sampah Temui Titik Terang, Dugaan Korban Penyuka Sesama Jenis

"Habis Magrib dia mandi dan kembali meminta izin, katanya ada temannya mau jemput mau pergi ke Malino," ujar Rita saat ditemui di rumah duka, Jl Palantikang, Lingkungan Tamalate Kelurahan Kaligowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (15/6/2021).

Kemudian Rian berangkat bersama dua orang temannya ke Malino pada malam Selasa pekan lalu, .

Mereka dikabarkan ke Malino hanya menggunakan satu motor atau mereka berboncengan tiga.

Rian membawa pakaian ganti dengan persiapan untuk bermalam di sana.

Baca juga: Mayat Bayi Bikin Geger Warga Sekampung, Ditemukan Dalam Ransel di Selokan Dekat Sawah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved