Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Kapasitas Tempat Tidur di RS Polri Hampir Penuh, Pasien Harus Menunggu Berjam-jam untuk Dapat Kamar

Dampaknya, pasien Covid dengan gejala sedang hingga berat yang datang ke RS Polri harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan kamar.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Bed occupancy rate (BOR) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur hampir penuh.

Hal ini menyusul lonjakan kasus positif di DKI Jakarta yang meningkat dan membuat kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit menipis. Satu diantaranya di RS Polri.

Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto mengatakan kapasitas BOR baik di zona merah (khusus covid) maupun zona hijau di RS Polri sudah mencapai 90-95%.

Pasalnya berdasar data sementara perhari ini, Sabtu (19/6/2021), sebanyak 392 pasien Covid-19 menjalani perawatan di RS Polri.

"Jadi intinya dalam dua minggu ada lonjakan yang sangat signifikan terhadap covid. Jadi untuk kapasitas perawatan kita mulai naik terus dari 100 sampai sekarang 392. Bed kita buka terus, kurang terus tambah lagi dan artinya hampir penuh ya," katanya kepada TribunJakarta.com.

Baca juga: Kejagung Tangkap Buronan Kakap Kasus Pembalakan Liar Adelin Lis

Baca juga: Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito Terpapar Virus Corona

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Catat Rekor Lagi, Anak Buah Anies Tiadakan Uji Coba Road Bike di JLNT

Dampaknya, pasien Covid dengan gejala sedang hingga berat yang datang ke RS Polri harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan kamar.

Namun untuk sementara mereka menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sembari menunggu pasien lainnya diperbolehkan pulang.

"Jadi antrean di IGD itu numpuk. Jadi yang kasus-kasus yang sedang berat mulai banyak lagi di IGD. Termasuk kapasitas ICU sudah mulai penuh. Artinya kalau ada pasien, dia nunggu tempat tidur kosong, pasien yang sudah dirawat dan negatif kita pulangkan, cuma yang masuk itu banyak aja. Yang keluar sama yang masuk, banyakan yang masuk," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved