Cerita Kriminal

Berawal dari Cari Kutu, Masdar Kemudian Lampiaskan Nafsu ke Bocah Lugu

Pria asal Jeneponto, Sulawesi Selatan ini mengakui bahwa aksi cabulnya kepada bocah lugu di kampungnya itu berawal dari mencari kutu.

Editor: Elga H Putra
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Pria asal Jeneponto, Sulawesi Selatan mengakui bahwa aksi cabulnya kepada bocah lugu di kampungnya itu berawal dari mencari kutu. 

Sehingga korban diarahkan langsung melapor secara resmi ke Polres Jeneponto.

"Sekitar jam 4 sore kami menerima telpon dari kepala desa, katanya ada salah satu warganya anak di bawa umur telah dicabuli," tutur, Aipda Syahrir.

Atas perbuatan asusilanya, kini pria yang dalam kesehariannya menjadi sopir truk ini harus mendekam di penjara.

Bocah Rela Kabur Bersama Duda Beranak Tiga

Seorang ABG yang masih berusia 14 tahun rela kabur lewat pintu belakang rumahnya demi bisa bermesraan dengan duda beranak tiga yang disebut sebagai kekasihnya.

Parahnya, ABG berinisial ARD itu mengaku sudah berulangkali ditiduri pelaku yang usianya dua kali lipat dari umur sang ABG.

Pacaran kebablasan ini dilakukan ARD dengan duda beranak tiga berusia 28 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.

Baca juga: 27 Pegawai Terpapar Covid-19, PN Jakarta Pusat Tutup Sementara

Baca juga: Murid SD di Kediri Harus Terbaring Setahun Karena Kanker Tulang: Awalnya Diduga Hanya Keseleo

Dua sejoli berbeda usia jauh ini merupakan warga Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kapolsek Long Ikis, Iptu Hermawan mengatakan awalnya polisi mendapat laporan kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur ini dari ibu korban.

Tak butuh lama, polisi kemudian meringkus ARD.

Kepada polisi ARD mengakui memiliki hubungan asmara dengan tersangka DW.

Antara ARD dan korban pertama kali bertemu di sebuah warung dan berlanjut tukaran nomor ponsel.

Sejak saat itu hubungan keduanya makin dekat hingga ARD dan DW menjalin asmara atau pacaran selama 4 bulan.

Padahal DW berstatus duda beranak tiga yang telah tiga kali gagal berumah tangga tangga.

"Korban pertama kali berhubungan intim dengan DW pada pagi hari. Korban lupa waktunya," kata Hendrawan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved