Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI: 400 Orang Diagnosis Positif Covid-19 Meninggal di Luar Rumah Sakit

politisi Gerindra itu mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah orang mengenakan APD menggotong jenazah diduga terpapar Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Antrean mobil jenazah mengular di pemakaman khusus Covid-19 TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (17/6/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, ada ratusan warga ibu kota yang didiagnosis positif Covid-19 meninggal dunia di luar fasilitas rumah sakit.

Hal ini diungkapkan Ariza lewat unggahannya di akun media sosial instagram miliknya (@arizapatria).

Di akun instagramnya, politisi Gerindra itu mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah orang mengenakan APD menggotong jenazah diduga terpapar Covid-19.

Mereka pun terlihat memasukan jenazah itu ke dalam peti berkelir putih dan selanjutnya menyalatkannya.

"Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 DKI Jakarta sedang melaksanakan tugas di daerah Cipinang Muara, Jakarta Timur," ucapnya, Selasa (22/6/2021).

Ariza menyebut, Tim Pemulasaran Jenazah ini terdiri dari unsur Satpol PP, Damkar, BPBD DKI, hingga aparat kepolisian.

Sejak dibentuk pada pertengahan 2020 lalu, Ariza mengatakan, tim sudah membantu pemulasaran ratusan jenazah diduga terpapar Covid-19.

"Sejak dibentuk di pertengahan tahun 2020 sampai saat ini tengah menangani lebih dari 400 jenazah diagnosis positif Covid yang meninggal di luar fasilitas rumah sakit," tulis Ariza.

Baca juga: Masjid Istiqlal Tetap Mengadakan Salat Jumat, dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: Satu RT di Cilandak Lockdown, Kapolri, Panglima TNI hingga Menkes Langsung Cek TKP

Baca juga: Utang BPJS dan Kemenkes Capai Rp 81 Miliar, Operasional RSUD Kota Bekasi Terancam

Ariza tak menjelaskan lebih jauh alasan ratusan orang itu meninggal di luar fasilitas rumah sakit.

Walau demikian, ia meminta seluruh warganya tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada keluarga yang pernah berduka dalam suasana corona. Mari bersama kita waspada dan jangan abai karena pandemi belum usai," tuturnya. 

Sebagai informasi, fasilitas kesehatan di DKI Jakarta saat ini tengah mengalami krisis tempat tidur.

Meski rumah sakit rujukan Covid-19 telah ditambah menjadi 140, namun tingkat keterisiannya ruang isolasi masih berada di angka 90 persen.

Bahkan, tingkat keterisian ruang Intensive Care Unit (ICU) sudah juga mencapai 81 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved