Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Berkas Banding Perkara Kerumunan Rizieq Shihab Segera Dilimpah ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Proses banding dua perkara yang menjerat Rizieq kini dalam proses akhir sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi DKI.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ilustrasi proses banding dua perkara yang menjerat Rizieq kini dalam proses akhir sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi DKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab dan tim kuasa hukumnya segera berhadapan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan proses banding dua perkara yang menjerat Rizieq kini dalam proses akhir sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi DKI.

"Berkas banding perkara nomor 221, 222, dan 226 sekarang dalam proses inzage. Ini proses terakhir sebelum berkasnya dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi," kata Alex saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (1/7/2021).

Inzage yakni tahap Pengadilan Negeri Jakarta Timur memanggil tim kuasa hukum Rizieq dan JPU untuk saling memeriksa kelengkapan berkas banding sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi.

Baca juga: Pengadilan Negeri Jakarta Timur Sampaikan Pernyataan Banding Rizieq Shihab ke Jaksa

Pada tahap ini Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan waktu selama tujuh hari setelah pemanggilan inzage untuk datang mempelajari dan memberikan catatan perbaikan berkas perkara.

Perkara nomor 221 merupakan berkas untuk Rizieq dalam kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat saat kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya pada 14 November 2020 lalu.

Baca juga: Divonis 4 Tahun Kasus Berita Bohong Swab Test, Rizieq Shihab Ajukan Banding

Berkas nomor 222 merupakan kasus sama dengan terdakwa lima eks petinggi FPI, yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

Sementara 226 merupakan berkas untuk Rizieq dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020 lalu.

"Nanti apa dari mereka (kuasa hukum Rizieq dan JPU) ada catatan atau perbaikan, setelah itu berkas dikirim. Tapi kalau mereka enggak datang untuk inzage atau enggak ada catatan perbaikan pun berkas tetap kita kirim," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved