Jakpro Optimalkan Calon Markas Baru Persija Stadion JIS Sebagai Kawasan Kota Layak Huni

PT Jakarta Propertindo akan mengoptimalkan Jakarta International Stadium sebagai kawasan livable city atau kawasan kota layak huni dan berkelanjutan.

Editor: Wahyu Septiana
Instagram Anies Baswedan
PT Jakarta Propertindo akan mengoptimalkan Jakarta International Stadium sebagai kawasan livable city atau kawasan kota layak huni dan berkelanjutan. 

Sehingga Jakpro dapat menarik kerjasama dengan pihak lain untuk pendanaan pengembangan kawasan olahraga terpadu JIS

Sementara itu, sesuai Pergub Nomer 14 Tahun 2019 dalam pengelolaan kawasan olahraga terpadu JIS, Jakpro bisa bekerja sama dengan swasta maupun mengoptimalkan anak perusahaan.

Baca juga: Tottenham Hotspur Tunjuk Pelatih Baru, Rekan Pelatih Persija Tak Dipilih: Drama Pencarian 72 Hari

Namun prinsipnya harus saling menguntungkan.

Terlebih, Jakpro melaksanakan pengelolaan JIS tujuannya untuk mengoptimalkan aset Pemrov DKI Jakarta sekaligus bisa meringankan beban APBD lantaran JIS akan dapat mendanai sendiri keperluan pengelolaan dan pemeliharaan stadiun yang digunakan untuk seluruh warga Indonesia. 

“Harapannya, pengelolaan JIS tidak membebani keuangan perusahaan maupun APBD DKI Jakarta. Belajar dari Velodrome, Jakro hanya membangun tapi tidak mengelola. Maka dari itu, Pergub Nomer 14 Tahun 2019 sudah menyempurnakan pengelolaan-nya juga,” ujarnya.

Burung kaki bayam yang dipelihara di area Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Burung ini dimanfaatkan untuk perawatan rumput hybrid di lapangan latih JIS.
Burung kaki bayam yang dipelihara di area Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Burung ini dimanfaatkan untuk perawatan rumput hybrid di lapangan latih JIS. (Dok. PT Jakarta Propertindo)

Kemegahan Jakarta International Stadium

Jakarta International Stadium (JIS) siap mencatatkan sejarah baru di Indonesia.

Lapangan Stadion JIS akan menggunakan rumput alami tanpa pestisida berjenis varietas Zoysia Matrella asal Boyolali.

Dengan begitu, JIS akan menjadi stadion pertama di Indonesia yang akan menggunakan rumput hybrid atau perpaduan antara rumput sintetis dan rumput alami.

Menggunakan rumput hybrid, JIS akan sama dengan Allianz Arena Stadium milik klub raksasa Jerman Bayern Munchen, Wanda Metropolitano Stadium di Madrid, Spanyol, hingga Tottenham Hotspur Stadium di London, Inggris.

Adapun komposisinya nanti yakni 5 persen rumput sintetis asal Italia berjenis Limonta, dan 95 persennya rumput alami dengan jenis Zoysia Matrella yang di datangkan langsung dari Boyolali, Jawa Tengah.

Dimana para petani dalam negeri yang sudah pengalaman dan khusus untuk membuat rumput sepak bola.

Pemasangan rumput Zoysia Matrella di lapangan latihan JIS, dimana rumput yang sama akan digunakan di stadion JIS
Pemasangan rumput Zoysia Matrella di lapangan latihan JIS, dimana rumput yang sama akan digunakan di stadion JIS (Warta kota/Rafsanzani Simanjorang)

Sementara itu, standar pemakaian rumput JIS merupakan rekomendasi FIFA.

Termasuk mencampur rumput hybrid dan alami hingga masalah ketebalannya.

Baca juga: Sejumlah Korban Pasien Covid-19 di Tangsel Dikuburkan Tanpa Peti Karena Kehabisan Stok

Baca juga: Pemprov DKI Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid di Rusun Pasar Rumput

Baca juga: Kasudinhub Jakut Bantah Petugas Prioritaskan Rombongan Pejabat Ketimbang Ambulans di Kelapa Gading

Penggunaan rumput hybrid JIS pun berdasarkan hasil studi banding dengan sejumlah negara yang telah memiliki stadion berstandar FIFA antara lain Singapura, Inggris, dan Spanyol. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved