Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kantor Bus Sekolah DKI Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI jadikan ruang pegawai Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai tempat isolasi pasien Covid-19

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Dokumentasi UPAS Dishub DKI Jakarta
Ruang isolasi sementara untuk awak bus dan warga umum terkonfirmasi Covid-19 di kantor UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemprov DKI Jakarta terus menambah ketersediaan tempat isolasi khusus pasien Covid-19.

Ruang pegawai Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Jalan Raya Pondok Gede, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur di antaranya.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan ruang yang sebelumnya hanya menerima pegawai terkonfirmasi untuk isolasi kini menerima warga umum.

"Sekarang ada dua warga umum yang terkonfirmasi Covid-19 dan menjalani isolasi di ruang karantina. Jumlah warga yang masuk silih berganti," kata Ali saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Nekat Buka Saat PPKM Darurat, Layanan Spa di Hotel G2 Dilakukan di Tempat Tersembunyi

Namun beda dengan tempat isolasi khusus lainnya, ruang karantina di kantor UPAS Dishub DKI Jakarta bersifat transit atau sementara karena minim sarana dan prasarana kebutuhan pasien.

Para awak bus UPAS Dishub DKI Jakarta dan warga umum yang terkonfirmasi tanpa memiliki gejala buruk terpapar Covid-19 tetap dirujuk ke tempat isolasi khusus seperti Rusun Nagrak.

Baca juga: PPKM Darurat, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Anjlok Drastis

"Sejak jadi tempat isolasi untuk awak bus pada tahun 2020 saat awal pandemi Covid-19 ruang ini memang bersifat tempat transit. Untuk kapasitas bisa menampung sampai 50 orang," ujarnya.

Meski bersifat transit, Ali menuturkan kondisi awak bus dan warga umum yang menjalani isolasi di kantor UPAS Dishub DKI Jakarta terpantau tim medis Puskesmas Kecamatan Kramat Jati.

Baca juga: Anies Baswedan: 17 Juta Pendaftar Akses Surat Tanda Registrasi Pekerja

Tim medis dari Puskesmas Kecamatan Kramat Jati ini juga yang mengeluarkan rujukan tempat isolasi atau fasilitas kesehatan yang dituju pasien berdasar gejala terpapar Covid-19.

"Total pegawai UPAS yang sempat terkonfirmasi dan menggunakan ruang isolasi sebanyak 73, dari total 426. Seluruhnya sudah dirujuk ke (RSD) Wisma Atlet, Rusun Nagrak, dan beberapa rumah sakit," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved