Cerita Kriminal

Hancurnya Hati Ayah Dengar Pengakuan Sang Anak & Temannya Dirudapaksa, Berawal Ajakan Babacakan

Hati seorang ayah hancur saat mendengar pengakuan anaknya disekap dan dirudapaksa di Kabupaten Pandeglang, Banten.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Hati seorang ayah hancur saat mendengar pengakuan anaknya disekap dan dirudapaksa di Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Barulah pada hari Sabtu, pihak keluarga mendapatkan titik terang dari keberadaan anaknya dan dua keponakannya tersebut

"Ternyata mereka di rumah salah satu pelaku yang mencabulinya. Di rumah itu ternyata udah banyak orang, ada hampir 50 orang," terangnnya.

Setelah mendapatkan ketiganya, pihak keluarga pun membawa pulang korban ke rumah dan mulai mempertanyakan keadaan korban.

Sang anak yang sempat terdiam, akhirnya mulai menceritakan dirinya dan dua temannya telah disekap berhari-hari dan dirudupaksa secara terus-menerus.

"Di rumah, anak saya baru ngaku udah disetubuhi sama salah satu pemuda. Hati saya hancur mendengar itu," jelasnya.

Ketiga korban menuruti nafus bejat para pelaku karena mengancam akan membunuh dengan sebilah pisau.

Ketiga korban dapat ditemukan setelah orang tua korban mendapatkan informasi keberadaan mereka dari keponakan.

Akibat kejadian itu, anak dari S mengalami trauma mendalam dan mengurung diri di kamar.

Polisi Turun Tangan

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Mauludi mengatakan pihaknya telah bergerak cepat untuk mengamankan para pelaku setelah menerima laporan dari keluarga korban.

"Ya benar dua orang sudah kami amankan, dan satu tersangka lain masih berstatus buron dan kami akan terus kejar," ujar Fajar saat dihubungi, Kamis (8/7/2021).

Fajar mengatakan pihaknya masih terus memburu pelaku lainnya yang berstatus buron untuk bisa mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya.

Sebelumnya sekelompok pemuda di Kabupaten Pandeglang, Banten, menyekap dan merudupaksa tiga anak di bawah umur.

Peristiwa Lain

Gadis Dirudapaksa Kenalan di Hotel

Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi kekerasan seksual (Istimewa)
Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved