Cerita Kriminal

Hancurnya Hati Ayah Dengar Pengakuan Sang Anak & Temannya Dirudapaksa, Berawal Ajakan Babacakan

Hati seorang ayah hancur saat mendengar pengakuan anaknya disekap dan dirudapaksa di Kabupaten Pandeglang, Banten.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Hati seorang ayah hancur saat mendengar pengakuan anaknya disekap dan dirudapaksa di Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Gadis berinisial SD (14) dirudapaksa pria yang dikenalnya di media sosial.

Gadis berinisial SD itu dirudapaksa Joko Riyanto (22) di hotel di Demak.

Sang gadis berpamitan kepada orang tua ingin mendaftar ke sekolah di Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.

Namun, AD ternyata diajak Joko menginap dua hari di hotel dan merudapaksanya sebanyak enam kali.

Kasus rudapaksa itu terjadi pada 5 Juni 2021.

Kasus gadis dirudapaksa pemuda di hotel itu telah ditangani Polres Demak.

Pelaku telah diringkus anggota Polres Demak.

Kronologi

Kasatreskrim Polres Demak AKP Agil Diwiyas Sampurna menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Awalnya, SD berpamitan kepada orangtua hendak mendaftar ke sekolah di Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.

Lalu Joko Riyanto menjemput korban di rumah korban.

Ternyata, selama dua hari korban tidak pulang ke rumah. Hal tersebut membuat panik pihak keluarga.

Pihak keluarga sempat berkirim pesan Whatsap ke korban. Tapi korban memberikan jawaban.

"Nak pengen adimu bali omah selamet siapno duwet Rp 10 juta (Kalau ingin adikmu pulang ke rumah dalam kondisi selamat, siapkan uang Rp10juta)."

Lantas, kata Agil, pihak keluarga korban melapor ke Kepolisian Resor Demak.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved