Breaking News:

Cerita Kriminal

Marahnya Wagub Ariza Tahu Polisi Senior Dianiaya Geng Motor: Kurang Ajar dan Tak Baik Sekali!

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria marah mendengar Aiptu Suwardi, korban pengeroyokan geng motor di TB Simatupang, Jakarta Selatan dikeroyok

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Wahyu Aji
Tangkapan layar Instagram @arizapatria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Aiptu Suwardi melalui video call. Polisi senior Polsek Cilandak ini korban pengeroyokan saat hendak membubarkan geng motor 420 Garage di TB Simatupang, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu. 

Dia adalah Muhammad Aldi Royya alias Penyok (18).

Kapolres memastikan Penyok sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi. 

Ia mengimbau Penyok agar segera menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Saya harap yang bersangkutan menyerahkan diri atau kami tangkap," ujar mantan Kapolres Metro Depok itu.

Dalam kasus ini, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap delapan anggota geng motor 420 Garage.

Aksi geng motor 420 Garage terekam sebuah video dan viral di media sosial.

"Kita mendapatkan beberapa pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap petugas," ucap Aziz.

"Saat ini 3 orang berstatus tersangka, 5 saksi, dan 1 masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," ia menambahkan.

Tiga orang tersangka bernama Michael (26), Gabriella (24), dan Anestasia (21). Dua nama terakhir merupakan perempuan.

Polisi tidak akan mentolerir perbuatan pelaku yang melawan petugas.

Baca juga: Ngadu ke Wagub Ariza, Ini Alasan Aiptu Suwardi Acungkan Pistol saat Dikeroyok Geng Motor di Cilandak

"Kami tidak mentolerir petugas yang mendapat kekerasan! Kami tidak mentolerir adanya tindakan tidak beradab di wilayah Jakarta Selatan," ia menegaskan.

Kapolres sempat menanyakan kepada para tersangka, yang selama rilis hanya tertunduk.

Konferensi pers pengungkapan kasus pengeroyokan terhadap anggota polisi di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (9/7/2021)
Konferensi pers pengungkapan kasus pengeroyokan terhadap anggota polisi di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (9/7/2021) (TribunJakarta/Annas Furqon Hakim)

"Kamu ini, kemarin kayak jagoan, sekarang aja...," ucap Azis.

Sikap ketiga tersangka berbanding terbalik ketika ditangkap polisi.

Mereka tidak berkutik dan hanya bisa tertunduk. 

Kondisi terakhir Aiptu Suwardi saat ini lumayan membaik.

"(Kondisi Aiptu Suwardi) lumayan membaik," kata Azis.

Azis menuturkan, Aiptu Suwardi merupakan polisi senior yang berdinas di Polsek Cilandak.

Ia mengalami luka memar akibat pengeroyokan tersebut.

"Sudah dicek, ada memar di beberapa bagian dan kepala masih pusing, sehingga perlu istirahat cukup."

Baca juga: Eka Supria Atmaja Putera Asli Bekasi, Rintis Politik dari Kepala Desa Hingga Jadi Bupati Bekasi

"Yang bersangkutan usianya senior, sebentar lagi pensiun," ungkap Kapolres.

Saksi Hanya Berdiam Diri

Seorang saksi mata melihat kejadian hari itu.

"Kejadiannya Kamis kemarin, memang ada anggota polisi dikeroyok," kata Nanang ditemui di lokasi, Jumat (9/7/2021).

Nanang melihat saat anggota polisi dikeroyok sejumlah pemuda diduga geng motor.

Hanya saja, Nanang tidak ingin terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Saya nggak mau ikut campur, jadi saya di dalam saja di sini. Di sini memang sering ada balap liar, hampir setiap malam," Nanang menegaskan. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved