Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bukan Cuma Jual Hasil Swab-PCR, 2 Pemuda Ini Juga Palsukan Kartu Vaksin Covid-19 hingga Surat Nikah

Dua pelaku pemalsu hasil tes swab antigen dan PCR diringkus polisi. Keduanya berinisial NI dan NFA.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Polda Metro Jaya merilis pengungkapan kasus hasil tes swab antigen, PCR, dan vaksin Covid-19 palsu, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Dua pelaku pemalsuan hasil tes swab antigen dan PCR diringkus polisi. Keduanya berinisial NI dan NFA.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku ternyata juga spesialis pemalsu dokumen lainnya seperti surat hasil vaksin Covid-19, ijazah, dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Bahkan mereka juga pernah memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat nikah.

"Memalsukan KTP, SIM, ijazah, surat nikah pun dia bisa buat dengan tarif yang ditentukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (13/7/2021).

Tarif paling mahal, jelas Yusri, adalah memalsukan ijazah yang harganya mencapai Rp 1 juta.

"Surat nikah Rp 150 ribu, KTP 80 ribu, SIM Rp 300 ribu, termasui ID card dan lain-lain juga bisa," ujar dia.

Baca juga: Pasangan Kekasih Jual Hasil Swab-PCR Palsu, Pelanggan Minta Positif Covid-19 untuk Bolos Kerja

Keahlian memalsukan berbagai jenis dokumen itu dipelajari para tersangka saat masih bekerja di percetakan.

Mereka juga memiliki peralatan sendiri untuk mencetak dokumen palsu.

"Memang yang bersangkutan pernah bekerja di percetakan dan memiliki alat, sehingga dia tahu," ungkap Yusri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved