Breaking News:

Cerita Kriminal

Kesal Istrinya Masih Nongkrong Padahal Sudah Dini Hari, Suami Emosi Sampai Lakukan KDRT

Atas kejadian itu, korban KA (35) mengalami luka memar pada pipi sebelah kiri dan luka gores pada leher sebelah kanan.

Editor: Elga H Putra
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Lantaran kesal mengetahui istrinya masih nongkrong di luar rumah padahal sudah dini hari, seorang pria emosi sampai akhirnya melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Atas kejadian itu, korban KA (35) mengalami luka memar pada pipi sebelah kiri dan luka gores pada leher sebelah kanan.

Tak terima dengan ulah suaminya, sang istri akhirnya melapor ke polisi.

Pelaku akhirnya ditangkap pada Rabu (21/7/2021) sekira pukul 23.30 WITA.

Panit Reskrim Polsek Wara Ipda Ahmad Akbar menjelaskan, berdasarkan keterangan dari korban, peristiwa penganiyaan tersebut terjadi pada Rabu (21/7/21) sekira pukul 03.00 WITA.

Saat itu, korban sedang duduk-duduk di sebuah kios, di Jl Mungkasa, Kecamatan Wara Timur.

Lalu pelaku datang dan mengajak korban pulang kerumahnya.

"Namun korban menolak sehingga pelaku emosi dan melakukan penganiyaan dengan cara menarik rambut korban serta membenturkan ke arah lantai," kata Ipda Akbar dikonfirmasi tribun-timur.com via WhatsApp, Kamis (22/7/21) pagi.

Dari pengakuannya, ia (korban) tersungkur hingga dalam keadaan tengkurap ke lantai.

Usai menerima laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku.

Baca juga: Suplai Oksigen di Rumah Sakit Masih Kurang, Wali Kota Bekasi Berencana Bangun Generator Oksigen

Baca juga: Lelah Hati Berulang Kali jadi Korban KDRT, Istri Lapor Polisi Usai Kembali Pergoki Suami Selingkuh

Baca juga: Digugat Cerai Larissa Chou, Alvin Anak Ustaz Arifin Ilham Ungkap Penyebabnya: Bukan karena KDRT

Ia diamankan di tempat tinggalnya di sebuah perumahan di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara Kota Palopo.

"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan tindak kekerasan kepada istrinya," ujar Akbar.

Pelaku disangkakan Pasal 44 ayat (1) UU No 23 Tahun 2004.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pidana penjara maksimal lima tahun.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Aniaya Istri Hingga Luka, Warga Rampoang Palopo Ditangkap Polisi

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved