Ada Tetangganya yang Petugas Boleh Gelar Hajatan Saat PPKM, Ibu Ini Menangis Memohon Hal yang Sama

Seorang ibu menangis memohon di di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Jawa Timur.

Editor: Elga H Putra
medan.tribunnews.com
Ilustrasi Menikah. Seorang ibu menangis memohon di di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Jawa Timur demi mendapatkan izin menggelar hajatan pernikahan. 

Dedi khawatir, jika ada perilaku tebang pilih di kecamatan akan menimbulkan kecemburuan sosial.

Hal ini akan kontraproduktif dengan kebijakan Satgas Kabupaten yang berusaha menyukseskan PPKM Level 4.

Dampaknya masyarakat menjadi tidak percaya lagi dengan upaya pemerintah dalam mengendalikan penularan Covid-19.

Karena itu masyarakat diminta melapor langsung ke Satgas Kabupaten jika masih melihat pelanggaran hajatan.

“Nantinya Satgas Kabupaten yang akan menekan Satgas Kecamatan untuk mengambil tindakan,”tegasnya.

Lebih jauh Dedi meyakinkan, Satgas Kecamatan masih konsisten mengawal PPKM Level 4.

Ia mencontohkan, Satgas Kecamatan Tulungagung pernah membubarkan hajatan di Kelurahan Jepun.

Bahkan saat itu Babinsa yang aktif melapor, sementara Polsek yang menurunkan tenda

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Perempuan di Tulungagung Menangis Memohon Agar Diperbolehkan Menggelar Hajatan, ini Alasannya

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved