Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Banyak Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman, Anies Baswedan: Pernah Sampai 75 Kasus Sehari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, kematian pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di ibu kota sangat tinggi.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Tangkapan layar dari instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi TPU Rorotan, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, kematian pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di ibu kota sangat tinggi.

Hal ini terjadi saat puncak gelombang kedua pandemi Covid-19 yang menerjang ibu kota pada awal Juli 2021 lalu.

Bahkan, kala itu 140 rumah sakit rujukan Covid-19 yang disiapkan pemerintah nyaris kolaps akibat banyaknya pasien yang terus berdatangan.

Hal ini pun menyebabkan, banyak pasien Covid-19 tak mendapat tempat tidur dan harus menjalani isolasi di rumah.

"Sehingga pernah sampai 75 kematian dalam sehari," ucapnya dalam video yang diunggah di kanal youtube Pemprov DKI, Sabtu (31/7/2021).

Walau tak mengungkap jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di luar fasilitas kesehatan, Anies Baswedan menyebut, kasus kematian itu kini sudah mulai turun.

Penurunan terjadi seiring melandainya kasus Covid-19 di ibu kota, di mana kini kasus aktif hanya berkisar di angka 19.000 kasus.

Kemudian, penambahan kasus harian pun kini hanya berkisar di angka 2.000 sampai 4.000 kasus.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan beberapa pekan lalu, di mana penambahan kasus bisa mencapai 12.000 hingga 14.000 kasus per hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved