CPNS Jakarta

Peserta Seleksi CPNS dan PPPK yang Palsukan Hasil Swab Test dan Sertifikat Vaksin Langsung Gugur

Pelamar seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021, bakal gugur jika palsukan surat hasil swab test PCR atau Antigen dan sertifikat vaksin Covid-19.

Editor: Suharno
Istimewa
Ilustrasi Jadwal Tes SKD seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pelamar seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021, bakal gugur jika palsukan surat hasil swab test PCR atau Antigen.

Tidak hanya swab test PCR atau Antigen, bahkan pelamar seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021 yang palsukan sertifikat vaksin Covid-19 juga bakal gugur.

Saat ini proses pelaksanaan seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021 akan memasuki Jadwal Tes SKD ( Seleksi Kompetensi Dasar) pada bulan September. 

Peserta tes SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar seleski CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021 akan langsung dinyatakan gugur jika kedapatan memalsukan hasil swab test RT PCR atau Antigen.

Baca juga: Link Jadwal Tes SKD Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Kemenkumham, Kemdikbudristek hingga Kemendag

Pada seleksi CPNS 2021 ini, para peserta diwajibkan melakukan swab PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test Antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.

"Peserta yang terbukti membawa surat vaksin atau surat PCR/antigen palsu akan otomatis digugurkan atau didiskualifikasi dari kepesertaan seleksi karena dianggap telah melakukan penipuan," demikian bunyi unggahan akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), @bkngoidofficial, Jumat (27/8/2021).

Sementara itu, untuk syarat peserta SKD CPNS 2021 harus sudah menerima vaksin Covid-19 minimal dosis pertama hanya berlaku bagi peserta di wilayah Jawa, Madura dan Bali saja.

Baca juga: Ingat! Peserta SKD CPNS 2021 yang Positif Covid-19 Berhak Tes Ulang, Cek Aturan Lengkapnya

Adapun aturan lengkap mengenai tes SKD CPNS 2021 sebagai berikut:

  • Melakukan swab PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif atau non-reaktif
  • Menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker)
  • Jaga jarak minimal 1 meter
  • Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Ruang ujian maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat pelaksanaan.
  • Khusus bagi peserta seleksi CPNS 2021 di Jawa, Madura, dan Bali, wajib sudah divaksin dosis pertama.

Selain protokol kesehatan di atas, peserta juga wajib mengisi Deklarasi Sehat yang terdapat di website sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.

Formulir yang telah diisi wajib dibawa pada saat pelaksanaan seleksi dan ditunjukkan kepada petugas sebelum dilakukan pemberian PIN registrasi.

Terakhir, peserta SKD CPNS 2021 juga harus mencetak dan membawa kartu peserta ujian CPNS 2021 dan kartu atau bukti identitas diri asli.

Jadwal Tes SKD mulai 2 Septermber 2021

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memastikan, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dimulai pada 2 September 2021.

Kepastian itu tertuang dalam surat BKN bernomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved