Virus Corona di Indonesia

Jangan Sampai Salah! Yuk Kenali Beda Gejala Virus Covid-19 dan DBD

Jangan lengah dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Designed by Freepik
Jangan Sampai Salah! Yuk Kenali Beda Gejala Virus Covid-19 dan DBD 

"Emboli sendiri merupakan penyumbatan arteri secara tiba-tiba yang dapat menghalangi aliran oksigen di mana menjadi penyebab beberapa pasien mengalami komplikasi bahkan setelah operasi," ujar dr. Pitoyo Marbun.

Di sisi lain, infus trombosit sangat diperlukan dalam kasus demam berdarah.

Baca juga: Catat Syarat Vaksinasi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui, Ini Jenis Vaksin yang Diperbolehkan

Karena itu, suntikan heparin tidak dapat dilakukan jika pasien COVID-19 juga mengidap penyakit demam berdarah bersamaan.

Biasanya, jika pasien menderita COVID-19 dan demam berdarah secara bersamaan, maka pengobatan tergantung pada penyakit mana yang lebih dominan.

"Penanganan paling tepat adalah dengan pengobatan simtomatik atau meredakan gejala umum pada penyakit yang diderita," imbuh dr.Pitoyo Marbun.

Beda DBD dan Covid-19

Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, Erni Juwita Nelwan, mengatakan gejala demam akibat DBD dan Covid-19 bisa dibedakan.

“Demam pada DBD, fase demam terjadi akibat diremia. Artinya di dalam darah ada virus yang beredar,” ujar dr. Erni Juwita Nelwan dilansir dari laman Indonesia Baik.

dr. Erni memaparkan, demam akibat DBD sulit diturunkan oleh obat penurun panas karena penyebabnya pirogen eksogen yang berasal dari luar tubuh seperti mikroorganisme dan toksin.

"Demam akibat gigitan nyamuk aedes aegypti betina terjadi dalam rentang waktu sekitar tiga hari," terang dr. Erni.

Selain itu, gejalanya ditandai dengan suhu tubuh yang langsung melonjak tinggi karena virus sudah berinkubasi.

Penyakit DBD memiliki karakteristik sakit kepala yang khas, yaitu sakit di sekitar kening atau di belakang bola mata pada orang dewasa.

Sementara pada anak-anak, penyakit DBD menyebabkan demam tinggi secara mendadak dan menyebabkan ruam merah yang khas pada wajah.

Baca juga: Bukan Cuma Jambu Biji, 10 Tanaman Obat Tradisional Ini Juga Bisa Bantu Atasi DBD

Pada penyakit DBD, hari pertama hingga ketiga adalah fase demam.

Sementara fase kritis berlangsung antara hari ketiga sampai keenam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved