Antisipasi Virus Corona di DKI

Sempat Tutup Karena PPKM Level 4, Jakarta International Velodrome kembali Dibuka Untuk Umum

Jakarta International Velodrome (JIV) kembali  dibuka untuk umum mulai hari ini, Senin (30/8/2021).

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur kala akhir pekan, Minggu (13/6/2021) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Jakarta International Velodrome (JIV) kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Senin (30/8/2021).

Operasional ini, disesuaikan dengan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1026 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Dimana, pembukaan JIV mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan aturan yang diterapkan pemerintah.

"Karena masih dalam kondisi pandemi dan menyesuaikan dengan kebijakan PPKM, kuota pengunjung yang boleh masuk maksimal sebesar 25% dari total 3000 kapasitas Velodrome atau sebanyak 750 pengunjung dalam jangka waktu yang bersamaan," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Jakpro, Nadia Diposanjoyo dalam keterangannya, Senin (30/8/2021).

Diketahui, Jakarta International Velodrome merupakan salah satu tempat penyelenggaraan olahraga cabang balap sepeda berstandar internasional yang terletak di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Sebagai area publik, Jakarta International Velodrome Rawamangun ini sempat ditutup. Keputusan ini, mengacu pada Kepgub Nomor 996 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM level 4.

Mulai hari ini, Jakarta International Velodrome kembali buka setiap hari dari pukul 6.00 WIB hingga 20.00 WIB dengan kapasitas maksimal sebesar 25%.

Adapun bagi setiap pengunjung yang datang, diwajibkan sudah melakukan vaksinasi tahap pertama dengan menunjukan bukti sertifikat vaksin dalam aplikasi JAKI, Pedulilindungi, dan lembaga berwenang yang terkait.

“Nantinya masuk Velodrome (JIV) harus ada vaksin satu dosis atau dua dosis,” kata Nadia.

Selain itu, pengunjung harus melakukan pengecekan suhu tubuh serta penggunaan masker yang wajib sesuai protokol kesehatan.

Selanjutnya, bagi yang belum atau tidak bisa melakukan vaksinasi dikarenakan alasan kesehatan tetap bisa masuk ke dalam kawasan Jakarta International Velodrome dengan catatan khusus.

Misalnya,sebagai penyintas Covid-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi Covid-19, orang yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun.

Bagi penyintas Covid-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi Covid-19, dapat menunjukkan bukti laboratorium sebelum masuk, serta bagi orang yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi dapat menunjukkan bukti surat keterangan dokter.

Baca juga: Bekas Direktur Bisnis Telkom Property hingga Hobi Golf, Profil Dirut Jakpro Pilihan Anies Baswedan

"Dan keempat, ketika berada di dalam lokasi, pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved