Nama Gajah Jadi Sorotan, Terungkap Asal Usul Nama Belakang Anggota Pampampres Viral Praka Izroi
Anggota Paspampres Praka Izroi Gajah viral setelah videonya dicegat saat melintas Posko PPKM Darurat. Ia pun mengungkapkan asal usul nama belakang.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Paspampres Praka Izroi Gajah viral setelah video dirinya dicegat saat melintas Posko PPKM Darurat di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat beredar di media sosial.
Nama belakang Praka Izroi pun menjadi sorotan karena masyarakat jarang mendengar nama Gajah.
Praka Izroi Gajah pun mengungkapkan asal usul nama belakangnya yang menjadi perhatian netizen tersebut.
Hal itu diceritakan Praka Izroi dalam akun YouTube Pasha Adelia TV berjudul PRAKA IZROI GAJAH, PASPAMRES, VIRAL JADI BEBAN !! | RUANG TAMU PASHADEL.
"Berhubung saya asli orang Medan. Di Medan kalau enggak salah ada 8 etnis suku. Saya Batak Pakpak. Marga kami Gajah," kata Praka Izroi kepada Pasha Ungu dikutip dari TribunJakarta.com, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: Jadi Viral, Praka Izroi Gajah Akui Warga Ingin Foto Bersama Tapi Ada Syaratnya, Apa Ya?
Praka Izroi mengakui banyak yang bertanya kepadanya mengenai marga Gajah. Pasalnya, nama marga tersebut jarang didengar.
"Emang ada marga Gajah, kenapa enggak Singa aja? Saya anak pertama dari enam bersaudara. Alhamdulillah orangtua masih ada," kata Praka Izroi.
Praka Izroi mengatakan dirinya telah berkeluarga dan memiliki satu anak. Ia menikah pada tahun 2018.
"Berhubung karena kami anak pertama jadi dibilang tantangan selalu ada. Kalau anak pertama ini sama adik kita kalau ga sesuai dengan omongan kita gimana? Itu kita terapkan di kedinasan dan keluarga," ujar Praka Izroi.

Izroi lalu bercerita mengenai cita-citanya yang terwujud menjadi anggota TNI sampai menjadi anggota Paspamres.
Praka Izroi mengakui sejak SMA sudah berkeinginan menjadi anggota TNI.
Saat itu, ia melihat para anggota TNI membantu para korban tsunami di Aceh. Pasalnya, tempat tinggalnya merupakan perbatasan Aceh-Sumatera Utara.
Baca juga: Hardik Paspampres di Penyekatan PPKM Darurat, Propam Polda Metro: Seharusnya Lebih Humanis dan Sopan
"Pas SMP belum ada keinginan kuat. Pas SMA boleh juga," kata Praka Izroi.
Ia menceritakan sempat dipanggil kepala sekolah untuk mengikuti seleksi perguruan tinggi ketika kelas tiga SMA.
Sebab, Praka Izroi termasuk siswa berprestasi yang masuk peringkat 10 besar.