Breaking News:

Anggaran Rp 416 Miliar Ada Sejak Awal Tahun, Sumur Resapan Baru Dibuat Pemprov DKI Sekarang

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mempertanyakan kebijakan Pemprov DKI yang baru memulai pembuatan sumur resapan belum lama ini

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mempertanyakan kebijakan Pemprov DKI yang baru memulai pembuatan sumur resapan belum lama ini.

Padahal, anggaran Rp416 miliar dari APBD sudah disiapkan sejak awal 2021 ini.

"Tahun ini dianggarkan Rp416 miliar dan belum tahu efektifnya seperti apa, karena memang baru dilaksanakan pekerjaannya," ucapnya, Selasa (14/9/2021).

Ida Mahmudah membeberkan anggaran yang digelontorkan tahun ini untuk pembuatan drainase bertikal itu jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Padahal 2020 lalu, pembuatan sumur resapan hanya dianggarkan Rp5 miliar hingga Rp7 miliar dengan hasil jauh dari target.

Untuk itu, ia mengimbau agar Pemprov DKI menggandeng pihak swasta dalam program sumur resapan ini.

"Tidak ada salahnya kalau perusahaan itu membuat beberapa sumur resapan, tidak magal kok. Apalagi kalau dibuat sendiri atau kerja sama dengan masyarakat, sata yakin ini murah dan mudah," ujarnya.

Walau tak bisa mencegah datangnya banjir, politisi senior PDIP ini bilang, sumur resapan bisa membantu mengurangi ketinggian air yang merendam ibu kota.

Selain itu, sumur resapan juga bisa membantu mempercepat surutnya genangan air saat hujan lebat melanda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved