Lapas Tangerang Terbakar

Petra Eka Tewas di Kebakaran Lapas Tangerang, Keluarga Temukan Kejanggalan: Coba Tunjukin Keadilan!

Pihak keluarga korban meninggal kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang meminta ke pihak berwenang mengusut secara tuntas kasus tersebut.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Prosesi pemakaman Petra Eka alias Etus, Korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, di TPU Menteng Pulo. 

"Dia suka ngajakin mamanya becanda. Entah mamanya dibikin apa, kita lari larian kejar-kejaran sampai ke jalan. Nanti kalau saya tangkep, dia minta ampun dan ketawa-tawa,"

Baca juga: Tim DVI Targetkan Identifikasi Korban Lapas Tangerang Rampung Pekan Ini

"Nanti kalau dia main lalu pulang, ujug-ujug langsung duduk di pangkuan saya. 'Mah kaka pusing nih, pijitin' dia anak yang manja. Kalau saya ulang tahun, setiap jam 12 malam selalu kasih ucapan tepat jam 12 malam berikut sama kuenya,"

"Dia di dalam penjara aja, telfon temannya kanan kiri. Pokoknya suruh kasih mamanya kue ulang tahun. Itukan luar biasa," kata Evi bercerita.

Diketahui, Petra merupakan salah satu narapidana yang tak selamat dalam kebakaran maut di Blok C, Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu 8 September 2021 lalu.

Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang, Keluarga Iwan: Semuanya Sudah Ikhlas Agar Tidak Memberatkan

Petra merupakan satu dari beberapa jenazah korban yang telah teridentifikasi identitasnya oleh tim Disaster Victim Indentification (DVI) RS Polri, pada Senin (13/9/2021) kemarin.

Menurut Evi, jenazah anaknya berhasil teridentifikasi melalui hasil sample darah yang diambil dari sang ayah.

Sampai saat ini, masih menjadi sebuah pertanyaan besar bagi Evi dan keluarga korban lainnya terkait penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Baca juga: Antarkan Jenazah Anaknya Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan, Ibunda: Sosok Peduli Sama Mama

Evi mengaku, masih belum mendapat kejelasan terkait peristiwa kebakaran tersebut.

"Itu harus diusut kebakarannya. Ada apaan yah, kok bisa? Kok bisa cuma di (blok) C II aja yang lain engga? Sementara juga ada kamar yang terbuka katanya, ada apa," kata Evi.

"Itu ada apa? di blok C II tempat anak saya kok kekunci. Pihak lapas Tangerang coba tunjukin keadilan buat saya, buat anak saya," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved