Tugu Sepatu Dibangun Era Anies, Pegiat Medsos Tunggu Tugu Kaos Kaki: Biar Enggak Lecet

Tugu Sepatu di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat nmenggegerkan warga ibu kota. Pegiat media sosial Eko Kuntadhi malah menunggu Tugu Kaos Kaki.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Tugu Sepatu raksasa yang terletak di Jalan Sudirman Jakarta Pusat, Jumat (17/9/2021) malam. Pegiat media sosial Eko Kuntadhi berkomentar mengenai Tugu Sepatu di Jakarta itu. 

Instalasi bambu tersebut telah dibongkar pada Rabu (17/7/2019) malam setelah bertahan selama 11 bulan.

Baca juga: Divonis Bersalah Soal Polusi Udara, Reaksi Anies: Kami Berada di Barisan Depan Lawan Perubahan Iklim

Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengungkap alasan pembongkaran instalasi bambu.

Menurut dia, kondisi instalasi bambu itu mulai rapuh sehingga tidak bisa digunakan lagi.

"Iya dilakukan pembongkaran karena bambunya sudah mulai rapuh karena cuaca, sehingga jalinan bambu sudah mulai jatuh, khawatir (nanti) rubuh," kata Suzi saat dihubungi, Kamis (18/7/2019).

Diketahui, instalasi bambu Getih Getah dibuat seorang seniman bernama Joko Avianto atas permintaan Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan.

Instalansi bambu yang diresmikan Anies pada Kamis, 16 Agustus 2018 sempat jadi sorotan.

Satu di antaranya karena biaya yang dipakai untuk membuat dan memasang instalasi bambu mencapai setengah miliar!

Instalasi Getih Getah Diganti Gabion

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Suzi Marsita, saat setelah melakukan konferensi pers, di dekat instalasi Gabion, kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019).
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Suzi Marsita, saat setelah melakukan konferensi pers, di dekat instalasi Gabion, kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Lokasi bekas pemasangan instalasi seni getih getah kini tak lagi kosong.

Sesuai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu bahwa lokasi yang berada di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat tersebut akan sering dipasangi instalasi seni.

Benar saja, kini tempat tersebut telah dibangun sebuah instalasi lainnya yang diberi nama gabion.

Namun, lagi-lagi gabion menuai kontroversi layaknya getih getah. Mengapa?

Berbeda dengan getih getah yang dibuat dari bambu, gabion kini dibuat dengan berbahan batu.

Baca juga: Gerindra Risih Ada Wacana Duet Anies-Sandi di Pilpres 2024, Intip Kembali Kebersamaan Duo Maut

Gabion sendiri merupakan batu bronjong yang disusun dan dan ditahan menggunakan rangka besi.

Batu yang disusun pun terdiri dari berbagai ukuran. Terdapat tiga instalasi yang diletakkan secara berdampingan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved