InfraDigital Foundation Gelar Workshop Persiapan Kerja Atasi Persoalan SMK

InfraDigital Foundation menggelar Professional Development. Yakni, sebuah workshop untuk menghadapi dunia kerja.

Istimewa/dokumentasi acara
InfraDigital Foundation menggelar Professional Development. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Data BPS pada Februari 2021 mencatat 11,45 persen dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan lulusan SMK.

Angka ini paling besar di antara pengangguran dari lulusan jenjang pendidikan lainnya.

Hal ini terjadi karena jumlah pencari kerja semakin tinggi terlebih saat pandemi
dan kemampuan soft skill yang memang belum memenuhi kebutuhan industri baik dari tahap melamar pekerjaan hingga mulai bekerja.

InfraDigital Foundation menggelar Professional Development.
InfraDigital Foundation menggelar Professional Development. (Istimewa/dokumentasi acara)

Menjawab masalah tersebut, InfraDigital Foundation menggelar Professional Development. Yakni, sebuah workshop untuk menghadapi dunia kerja

Acara ini ekslusif ditujukan untuk siswa/i dan alumni muda SMK, guru SMK serta mitra/kerabat GRAB yang sedang mengikuti Pelatihan Cybersecurity pada tahun ini.

Baca juga: Jawab Kebutuhan Digital Talent, Infradigital Foundation Gelar Pelatihan Bagi SMK

Dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021), acara tersebut merupakan sebuah pelatihan keamanan siber hasil kolaborasi antara InfraDigital Foundation dengan Mastercard Center for Inclusive
Growth melalui program Mastercard Academy 2.0 yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kediri dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan Professional Development Workshop sendiri sudah lima kali diadakan sejak tahun 2020 dengan partisipan yang juga merupakan peserta Pelatihan Cybersecurity namun dari
angkatan yang berbeda dari yang sekarang. 

Baca juga: Ditengah Pendemi, InfraDigital Startup Manajemen Lembaga Pendidikan Dapatkan Pendanaan Seri A

Diadakan kembali karena terbukti mampu
menjawab persoalan akan kebutuhan soft skill dunia kerja dan diperkuat dengan
adanya Nadila Indriyani Rangkuti, alumni muda SMKS Wikrama Bogor, salah satu
peserta Pelatihan Cybersecurity tahun 2020 yang kini bekerja sebagai System
Engineer di Allianz Indonesia, sebuah perusahaan asuransi multinasional. 

Hingga saat ini sudah ada 40 baik alumni muda dan kelas 12 yang sudah bekerja full-time ataupun magang.

Adapun tujuan dari kegiatan adalah membangun kesiapan kerja dan membekali kemampuan beradaptasi di dunia kerja

Tujuan tersebut menyesuaikan kebutuhan
peserta yang diperoleh melalui survei Training Need Assessment oleh tim InfraDigital Foundation kepada 917 peserta pelatihan Sub-Batch 3 Tahun 2021. 

Dari hasil survei tersebut, diperoleh angka sebesar 59 persen peserta belum mengetahui tahapan seleksi kerja, serta 70 persen tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang proses wawancara
kerja, terutama pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara kerja.

“Melalui workshop pelatihan kerja ini, kami berharap lulusan SMK mendapatkan
keterampilan soft skill baru untuk bekal mereka melamar pekerjaan. Dalam masa pandemi ini, lulusan SMK, khususnya bidang IT, memiliki peluang besar untuk terserap di dunia industri seiring berkembangnya industri berbasis teknologi,” ucap Program Manager InfraDigital Foundation, Deborah Miryam Fransisca.

Sedangkan, pembicara workshop
sekaligus VP People and Culture, Virus Media Investara, Dinar Syarita Bakti mengungkapkan Professional Development Workshop memberikan wadah kepada siswa/siswi/alumni SMK untuk bertanya secara langsung serta belajar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved