Breaking News:

Lapas Tangerang Terbakar

Jenazah WNA Portugal Korban Lapas Tangerang Belum Diserahkan ke Keluarga, Begini kata Kemenkumham

Jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten warga negara asing (WNA) asal Portugal.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Bima Putra
Proses penyerahan jenazah Anton, satu narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten warga negara asing (WNA) asal Portugal belum diserahkan ke pihak keluarga di negara asalnya.

Jenazah Ricardo yang teridentifikasi pada Senin (13/9/2021) dari pencocokan data DNA antemortem dengan postmortem kini masih berada di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kabag Humas dan Keprotokolan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Rika Aprianti mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Portugal terkait waktu penyerahan.

"Masih proses. Rencana besok pagi (20/9/2021) akan diserahterimakan ke Kedutaan Besar," kata Rika saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (19/9/2021).

Jadwal penyerahan ini mundur dari yang sebelumnya direncakan Ditjen PAS pada Sabtu (18/9/2021), tapi Rika tidak menjelaskan alasan penyerahan jenazah Ricardo urung terlaksana.

Sementara Kabag Humas Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Tubagus Erif Faturahman menuturkan tidak mengetahui pasti kapan jadwal pasti penyerahan jenazah Ricardo.

Baca juga: Besok, Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dibawa ke Portugal

"Kontak bu Rika (Rika Aprianti) ya. Karena dia yang lebih paham datanya," ujar Tubagus.

Hingga Minggu (19/9/2021), dari total 41 jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati, 39 di antaranya sudah diserahkan.

Dalam penyerahan Tim Disaster Victim Identification (DVI) lebih dulu menyerahkan jenazah ke pihak Ditjen PAS, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga korban untuk dimakamkan.

Selain Ricardo, jenazah Samuel Machado Nhavene yang merupakan WNA asal Nigeria, Afrika Barat belum diserahkan karena urung dinyatakan teridentifikasi secara medis oleh Tim DVI.

41 jenazah yang diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati terdiri dari 40 korban yang ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RSUD) Tangerang.

Narapidana korban luka berat yang meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang tidak dibawa ke RS Polri Kramat Jati karena identitasnya sudah dipastikan.

--
Sent from myMail for Android

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved