Breaking News:

Yuk Mengumpulkan Sampah Anorganik untuk Daur Ulang, Begini Caranya

 Rumah Pemulihan Material (RPM) Kelurahan Kebagusan, DKI Jakarta resmi dibuka pada Rabu (22/9).

DOK. NESTLE
Rumah Pemulihan Material (RPM) Kelurahan Kebagusan dibuka untuk mendukung penanganan sampah di Indonesia terutama di wilayah DKI Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Rumah Pemulihan Material (RPM) Kelurahan Kebagusan, DKI Jakarta resmi dibuka pada Rabu (22/9).

Pembangunan RPM ini merupakan salah satu rangkaian dari inisiatif Nestlé Indonesia melalui program “Kebagusan Bijak Kelola Sampah” untuk mendukung penanganan sampah di Indonesia terutama di wilayah DKI Jakarta.

Program ini merupakan wujud kolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Kebagusan dan Waste4Change untuk memberdayakan masyarakat yang berfokus pada partisipasi aktif dalam mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab.

Tumpukan sampah berserakan di pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/8/2021).
Tumpukan sampah berserakan di pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/8/2021). (Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan)

"Jakarta Selatan dengan permasalahan sampah 1500 ton perhari menyisakan masalah tersendiri, saya sangat senang PT Nestlé Indonesia dan Waste4Change ikut ambil bagian dalam membantu pengurangan sampah pada sumbernya," ujar Isnawa Adji, Plt Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Adji memaparkan, selain ajakan memilah sampah, membuat bank sampah, saat ini Pemerintah kota Jakarta Selatan beserta 65 kelurahan sedang gencar membuat ecoenzym dan maggot.

Baca juga: Sempat Diwarnai Kericuhan, Polisi Bubarkan Paksa Massa yang Demo Tolak Formula E di Gedung DPRD DKI

"Harapan saya program ini erus bisa mengedukasi warga Jakarta Selatan dalam pengurangan sampah ” tutur Adji.

Rumah Pemulihan Material merupakan sarana pengelolaan sampah masyarakat yang akan digunakan sebagai pusat pengumpulan sampah rumah tangga secara terpadu dari bank-bank sampah yang ada di wilayah Kelurahan Kebagusan.

Dengan lahan seluas 195 meter persegi yang disediakan oleh Kelurahan Kebagusan, RPM Kebagusan menargetkan pengelolaan sampah anorganik sebanyak 1,3 ton per hari, dan melayani lebih dari 50.000 rumah tangga di Kelurahan Kebagusan

Program “Kebagusan Bijak Kelola Sampah” dilaksanakan sejak tahun 2019, diawali dengan sosialisasi dan edukasi mengenai sampah kepada masyarakat termasuk siswa-siswa sekolah dasar, dilanjutkan dengan pendirian dua bank sampah dan pembangunan fasilitas Rumah Pemulihan Material (RPM).

Program ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan yang berlokasi dekat dengan kantor pusat Nestlé Indonesia. 

Baca juga: Cara Menyelamatkan Diri Saat Angin Puting Beliung, Cek Panduan Lengkap dari BNPB

“Kami berharap, fasilitas RPM ini dapat dimanfaatkan oleh warga kelurahan Kebagusan untuk mengelola sampah anorganik  untuk mengurangi sampah yang dibuat ke Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu Bantar Gebang,” ujar Debora Tjandrakusuma, Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia.

Debora memaparkan, terdapat dua cara masyarakat untuk menyerahkan sampah anorganik untuk didaur ulang. 

"Ada petugas khusus yang akan berkoordinasi dengan petugas setempat, tetapi masyarakat bisa datang langsung," tegas Debora.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved