Cerita Kriminal
Habisi Bocah Usia 7 Tahun, Pria di Indramayu Dijanjikan Bakal Ditraktir Miras oleh Ibu Tiri Korban
Ibu muda menjanjikan akan mentraktir seorang pemuda, SAP (24) minuman keras (miras) apabila ia bisa mewujudkan rencana jahatnya.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Ibu muda di Kabupaten Indramayu, berinisal SA (21) menjanjikan akan mentraktir seorang pemuda, SAP (24) minuman keras (miras) apabila ia bisa mewujudkan rencana jahatnya.
Rencana jahat SA tak lain adalah menghabisi nyawa anak tirinya sendiri, MYK (7).
Peristiwa mengerikan tersebut terungkap dari penemuan jasad MYK di Sungai Prawira di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kamis (19/8/2021).
TONTON JUGA
Jasad MYP tak sengaja ditemukan oleh seorang warga yang hendak berwudu di sungai.
Saat itu, diperkirakan korban sudah meninggal sejak tiga atau empat hari sebelum ditemukan, karena jasadnya mulai membusuk.
Dikutip TribunJakarta dari TribunJabar SA menyewa SAP untuk menghabisi nyawa anaknya dengan cara diceburkan ke Sungai Prawira.
Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, untuk melakukan tindakan tersebut, ibu tiri korban menjanjikan hadiah kepada algojo.
Baca juga: Misteri Jasad Bocah Mengambang, Insiden Bulan Lalu Bongkar Kekejaman Ibu Tiri
Hadiah itu bukan merupakan uang, melainkan hanya dibayar dengan miras untuk pembunuhan tersebut.
"Tersangka 2 (algojo) merasa tidak enak menolak keinginan tersangka 1 (ibu tiri) yang merupakan teman nongkrongnya," ujar dia didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Kamis (23/9/2021).
Lukman Syarif mengatakan saat pembunuhan terjadi, ayah MYK sedang melaut.

Baca juga: Teka-teki Jasad Bocah Mengambang di Sungai Terkuak, Kejinya Sang Ibu Tiri Sewa Eksekutor
"Saat kejadian, bapak kandung korban diketahui sedang tidak di rumah, ia sedang melaut," ujar dia.
Motif SA Habisi Anak Tiri
Pelaku nekat membunuh MYP lantaran merasa sakit hati dan cemburu pada korban.
Pasalnya, menurut SA, ayah korban terlihat lebih sayang pada korban dibanding dengan anak dari hasil hubungan mereka.