Mural "Koruptor Dirangkul Rakyat Kecil Dipukul" di Bintaro Jaksel Menghilang

Yang tersisa dari mural bertuliskan "Koruptor Dirangkul Rakyat Kecil Dipukul" itu hanya garis hitam di bagian pinggirnya.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Mural bernada kritik bertuliskan "Koruptor Dirangkul Rakyat Kecil Dipukul" di Jalan Taman Bintaro Barat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terhapus dengan cat putih, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Mural bernada kritik bertuliskan "Koruptor Dirangkul Rakyat Kecil Dipukul" di Jalan Taman Bintaro Barat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, telah menghilang.

Pantauan TribunJakarta.com pada Kamis (7/10/2021) sore, mural tersebut terhapus dengan cat berwarna putih.

Yang tersisa dari mural bertuliskan "Koruptor Dirangkul Rakyat Kecil Dipukul" itu hanya garis hitam di bagian pinggirnya.

Yatini, seorang pedagang kayu di Jalan Taman Bintaro Barat, mengaku tidak mengetahui kapan mural itu dihapus.

"Saya baru tahu itu (mural) dihapus. Kalau enggak dikasih tahu sama situ saya juga enggak tahu. Lusa kemarin masih ada sih saya lihat," kata Yatini saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Cegah Aksi Vandalisme, Mas Anies Akan Siapkan Tempat Buat Seniman Mural

Mural yang berisi kritikan muncul sebuah tembok di Jalan Taman Bintaro Barat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021).
Mural yang berisi kritikan muncul sebuah tembok di Jalan Taman Bintaro Barat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021). (Annas Furqon Hakim/ Tribun Jakarta)

Sebelumnya, Mural yang berisi kritikan muncul sebuah tembok di Jalan Taman Bintaro Barat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021).

Pantauan TribunJakarta.com, mural tersebut bertuliskan "Koruptor Dirangkul, Rakyat Kecil Dipukul".

Gambar mural yang memiliki panjang sekitar 3 meter itu dicat berwarna merah dan putih.

Baca juga: Timbul Tenggelam, Ini Daftar Mural Sindir Jokowi yang Dihapus, Terakhir Berbunyi: Okelah 3 Periode

Mural itu juga dihiasi dengan sejumlah gambar cetakan telapak tangan.

Letak mural yang berada di tepi jalan raya membuat sejumlah pengendara menengok sejenak.

Beberapa pengendara juga terlihat berhenti dan mengabadikan gambar mural tersebut dengan kamera ponselnya.

Baca juga: Security Toko Sembako di Depok Babak Belur Dianiaya Orang tak Dikenal, Penyebabnya Membingungkan

Warga sekitar bernama Ahmad (48) mengaku tidak mengetahui siapa pembuat mural tersebut. Ia pun tidak tahu sejak kapan mural itu dibuat.

"Nggak tahu saya, ini juga baru tahu. Mungkin anak-anak muda (yang buat mural)," kata Dani di lokasi, Selasa sore.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved