Breaking News:

Security Toko Sembako di Depok Babak Belur Dianiaya Orang tak Dikenal, Penyebabnya Membingungkan

Mendengar permintaan tersebut, korban pun menolak lantaran tidak bisa meninggalkan pekerjaannya.

Istimewa
Petugas keamanan toko sembako di kawasan Cilangkap, Tapos, Kota Depok, menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat berjaga pada Selasa (5/10/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS – Seorang petugas keamanan toko sembako di kawasan Cilangkap, Tapos, Kota Depok, menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat tengah berjaga pada Selasa (5/10/2021) pukul 04.00 WIB.

Anak korban, Diah Oktaviyani, mengatakan, ketika kejadian ayahnya tengah bertugas dan tetiba dihampiri seorang pria (terduga pelaku).

Tanpa basa-basi, pria tersebut langsung meminta korban untuk mengantarnya ke daerah Bojonggede.

"Dia langsung bertanya meminta ayah saya untuk mengantarkan ke Bojonggede,"  ujar Diah saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Minimarket Dekat Stasiun MRT Blok A Dilempar Batu Orang Tak Dikenal, Kaca Pintu Pecah

Mendengar permintaan tersebut, korban pun menolak lantaran tidak bisa meninggalkan pekerjaannya.

"Ayah saya bilang jika ingin diantar silahkan minta antar tukang ojek karena sedang bekerja," katanya.

Namun tiba-tiba, terduga pelaku yang dikira sudah pergi oleh korban malah menyerang korban secara membabi buta.

Baca juga: Impian Masuk Polri, Pensiunan Jenderal Gadungan di Tangerang Tipu Korbannya Sampai Rp 200 Juta

"Tiba-tiba pelaku memukul menyerang dari belakang dibagian leher, lalu memukul kepala, mata bagian kiri berkali-kali, dan dada hingga terjatuh," ujarnya.

"Saat dipukul, ayah reflek berteriak maling-maling, dan mengambil dompet pelaku. Maksudnya untuk mendapatkan identitas pelaku. Habis itu pelakunya melarikan diri," timpalnya.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Bidan ke Ibu Hamil, Wagub DKI Bilang Masih dalam Pemeriksaan

Usaha korban mengambil identitas terduga pelaku pun berhasil. Dari kartu tanda penduduk yang ada di dalam dompet terduga pelaku, diketahui bahwa ia beralamat di Kampung Sidamumti, Cilodong.

"Kami sudah membuat laporan ke polisi, pihak polisi juga sudah olah TKP kejadian dan dalam proses pengusutan mencari pelaku," jelasnya.

"Dapat informasi pelaku sudah kabur, saat polisi mendatangi alamat terduga pelaku sudah kosong kondisi rumahnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved