DPRD DKI Enggan Campuri Urusan Partai, Terkuak Alasan Viani Limardi Bisa Rapat Walau Dipecat PSI
DPRD DKI Jakarta memberikan penjelasan mengenai status Viani Limardi sebagai anggota DPRD DKI Jakarta.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - DPRD DKI Jakarta memberikan penjelasan mengenai status Viani Limardi sebagai anggota DPRD DKI Jakarta.
Meskipun, Viani Limardi telah dipecat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSPI) per 25 September 2021.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus menjelaskan pihaknya hingga saat ini belum menerima surat permintaan pemberhentian dan Pergantian Antar Waktu (PAW) Viani Limardi sebagai anggota Dewan dari PSI.
"Belum, belum ada Surat pemecatan Viani yang masuk ke DPRD," kata Augustinus, Kamis (7/10/2021).
Aga, sapaan Augustinus, juga mengaku tidak mengetahui jadwal PSI bakal mengirimkan Surat pemecatan tersebut.
Selama surat tersebut belum dikirim ke DPRD dan belum mendapat persetujuan Kementerian Dalam Negeri, Viani masih berstatus anggota DPRD DKI Jakarta.
Baca juga: Alasan Viani Limardi Masih Berstatus Anggota DPRD DKI sampai Bisa Rapat Meski Dipecat PSI
"Secara lisan belum ada, apalagi bersurat ke kami Sekretariat DPRD, Masih internal sepertinya," ujarnya saat dihubungi.
"Jadi kami juga tidak ikut campur kalau internal partai," sambungnya.
Aga menuturkan, Viani Limardi sampai saat ini masih berstatus anggota DPRD DKI Jakarta.
Pasalnya, surat pemecatan Viani belum dikirim PSI kepada pimpinan dewan.
"Sampai saat ini belum ada laporan secara lisan maupun surat ke kami dari PSI terhadap Viani," kata Aga, sapaan Augustinus saat di konfirmasi.
Bila surat itu sudah diterima DPRD, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi bakal langsung menindaklanjuti dengan bersurat kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
Kemudian, KPUD bakal menunjuk pengganti Viani di DPRD DKI Jakarta.
Surat itu bakal dikirimkan kembali ke pimpinan DPRD DKI yang selanjutnya meneruskannya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Baca juga: Klaim Tudingan Tak Terbukti, Viani Sebut Nama Baiknya Dirusak PSI: Bersyukur Kebenaran Bisa Terbuka
Selanjutnya, Anies bakal bersurat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kemudian, Kemendagri bakal meneken surat pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD DKI Jakarta.
Bila surat itu sudah diterbitkan Kemendagri, barulah PSI bisa mengganti Viani dengan kadernya.
Aksi Saling Sindir PSI-Viani Limardi
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyindir Viani Limardi yang menghadiri rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/10/2021).
Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, pun menjelaskan proses pemberhentian eks anggotanya tersebut masih berjalan.
"Kami memastikan proses sedang berjalan dan sesuai peraturan perundangan," jelas Michael, dalam keterangan resminya kepada awak media, Kamis (7/10/2021).
"Saya harap kita semua dapat bersabar menunggu administrasi selesai. Setiap kursi legislator Fraksi PSI harus diisi orang-orang yang amanah dan berintegritas," lanjutnya.
Baca juga: Dipecat PSI Tapi Masih Ikut Rapat Komisi, Viani Limardi: Gedung DPRD Punya Rakyat DKI
Dia menuturkan, keputusan untuk menindak Viani yang melenceng dari nilai partai PSI tersebut diambil secara hati-hati.
Di antaranya mempertimbangkan segala aspek keorganisasian dan mekanisme internal partai dari tingkat DPW hingga DPP.
"Kalau partai tidak berani tegas terhadap anggota dewannya, lantas siapa yang bisa menertibkan kerja para anggota dewan? Keputusan DPP ini adalah bukti komitmen partai menegakkan aturan secara tegas pada setiap kader," tutur Michael.
Baca juga: Sekwan DPRD DKI Tegas Bantah Tudingan PSI Soal Penggelembungan Dana Reses Viani Limardi
Rencananya, PSI DKI Jakarta akan menggantikan sosok Viani dalam kursi DPRD tersebut.
"Kader yang sudah melenceng bisa diganti. Ini pengingat untuk kita semua, politik nilai itu paling penting," tegasnya.
Diketahui, Viani Limardi sempat menghadiri rapat komisi D DPRD DKI dan memperkenalkan diri dari ' Fraksi Rakyat DKI Jakarta '.
Meski dirinya telah dicopot dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Viani Limardi tetap menghadiri rapat tersebut.
Rapat tersebut diketahui membahas pemaparan Dinas SDA DKI, Dinas LH DKI, dan Dinas Binamarga ihwal kesiapan mengantisipasi banjir di Jakarta.
Viani pun menjadi perhatian peserta yang hadir dalam rapat tersebut.
Sebab, Viani hadir mengenakan atasan berwarna biru ini justru memperkenalkan diri dari fraksi lain yang dibuatnya sendiri.
"Halo selamat sore bapak ibu, saya Viani dari Fraksi Rakyat DKI Jakarta," katanya di lokasi, Selasa (5/10/2021).
Baca juga: Sekwan DPRD DKI Tegas Bantah Tudingan PSI Soal Penggelembungan Dana Reses Viani Limardi
Karena begitu, para peserta rapat pun menertawakan Viani.
Meski begitu, Viani tetap melanjutkan pemaparannya yang ditujukan untuk Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Yusmada.
Beberapa hal yang dibahasnya ihwal turap di wilayah Sunter, Jakarta Utara, banjir di wilayah Jakarta Selatan, dan jembatan swadaya di Sunter.
"Tolong itu diperhatikan, diprioritaskan meskipun saya fraksinya berbeda, tetap saya akan gencar menyuarakan. Mohon diperhatikan dua itu pak," kata dia.
Viani Tetap Bertugas sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta
Viani Limardi tetap melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD DKI Jakarta meski sudah dipecat dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahkan, politisi 36 tahun ini sempat menghadiri rapat Komisi D bersama jajaran Pemprov DKI pada Selasa (6/10/2021) kemarin.
"Seluruh gedung DPRD adalah gedungnya seluruh anggota dewan dan rakyat DKI," ucapnya, Rabu (6/10/2021).
Tak hanya itu, ia juga menyebut, ruang kerjanya tetap berada di dalam ruang Fraksi PSI di lantai 5 gedung DPRD DKI Jakarta.
"Ruang kerja masih tetap sama, tidak ada yang berubah," ujarnya saat dihubungi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anggota-dprd-dki-jakarta-fraksi-psi-viani-limardi.jpg)