Formula E
Commitment Fee Rp 560 Miliar Sudah Disetor Pemprov DKI, PDIP: Formula E Rugi Jadi Zakat Buat FEO?
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta sentil keras Jakpro terkait negosiasi ulang commitment fee Formula E dari semula Rp 2,3 triliun menjadi Rp 560 miliar.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Hasil Studi Demokrasi Rakyat (SDR) menyatakan, pembayaran biaya komitmen oleh Dispora DKI Jakarta menimbulkan potensi kerugian negara Rp 560 miliar dari total dana yang sudah diterima FEO. Celakanya, anggaran sebesar itu digelontorkan tanpa dasar hukum yang jelas.
Dalam perincian, pembayaran biaya komitmen Formula E berdasarkan Surat Perintah Membayar (SPM) Dispora DKI kepada FEO sudah mencapai Rp 560,3 miliar.
Pemprov DKI Jakarta setor pertama pada 23 Desember 2019 sebesar 10 juta Euro atau setara Rp 179,3 miliar, setor lagi 10 juta Euro atau Rp 180,6 miliar pada 30 Desember 2019, dan terakhir 11 juta Euro atau Rp 200,3 miliar pada 26 Februari 2021.
Alih-alih ngebet melaksanakan Formula E, Anies diminta fokus pada program-program janji kampanye yang belum terealisasi.
Alasan Batal di Monas
Sebelumnya Jakpro telah mengungkap alasan Formula E batal digelar di Monas karena faktor perizinan dari Pemerintah Pusat.
"Jadi kita cari lokasi ikon Jakarta yang memang menunjukkan Jakarta," kata Direktur Perkembangan Bisnis Jakpro, Gunung Kartiko, usai rapat dengan Komis B DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/10/2021).
Meski rencana balap mobil listrik di kawasan ring satu itu sudah digodok sejak 2020 lalu, lokasi pasti untuk event akbar ini masih belum ditentukan.
Baca juga: Tak Jadi di Monas, Gubernur Anies Berencana Gelar Formula E di Pulau Reklamasi Buatan Ahok
Gunung memaparkan ada lima lokasi alternatif untuk penyelenggaraan Formula E dan masih akan disurvei oleh pihak FEO pada Oktober ini.
"Enggak perlu disebutin," ucap Gunung lalu melanjutkan, "Jadi maksimal kita akan usahakan, kalau menggunakan jalan, maksimal 3 hari."
Muncul informasi, tempat potensial sebagai sirkuit yang tengah dikaji, di antaranya Senayan dan Pantai Kita Maju Bersama di Pulau Reklamasi.
Sementara itu Dirut Jakpro, Widi Amanasto, memaparkan pihaknya menggunakan taktik dalam negosiasi dengan FEO sehingga biaya komitmen turun menjadi Rp 560 miliar.
"Penurunan harga commitment fee, ya karena kondisi Covid. Kami kan pakai taktik-taktik dalam negosiasi. Sekarang dalam kondisi kami begini itu bagaimana? Kita turunkan juga, karena enggak mungkin terlaksana sesuai business plan awal yang kita bikin. Berat sekali untuk kami laksanakan. Itu dua malam lanjut terus," jelas Widi.
Terungkap, biaya komitmen disesuaikan dengan tuan rumah penyelenggara masing-masing. Untuk Jakarta, biaya komitmen akan digunakan, seperti pengiriman kru, pengiriman atlet, mobil hingga grand stand atau panggung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/formula-e-dan-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-2.jpg)