Breaking News:

Cerita Kriminal

Bermodal Permen, Kakek 70 Tahun dan Temannya Cabuli 7 Anak di Pancoran

Aziz menjelaskan, kedua pelaku dalam aksinya kerap mengiming-imingi korban dengan permen.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Wajah kedua pelaku pencabulan anak di bawah umur di Pancoran, saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Seorang kakek bernama Arnold (70) dan rekannya, Jamaludin (45), dibekuk polisi lantaran melakukan pencabulan terhadap tujuh anak perempuan di bawah umur di sekitar Jalan Pancoran Buntu, Pancoran, Jakarta Selatan.

Aksi Duo kakek dan pria paruh baya itu dilakukan selama 5 bulan, mulai Juli hingga November 2021.

Demikian disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, saat merilis kasus di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021).

Aziz menjelaskan, kedua pelaku dalam aksinya kerap mengiming-imingi korban dengan permen. Namun, keduanya tak sungkan mengancam untuk calon korbannya yang menolak. 

Para korban merupakan anak-anak perempuan di bawah umur yang berjumlah 7 orang. Bahkan, terdapat korban pencabulan dari pelaku masih berusia 4 tahun.

Baca juga: Miris, Kakek Arnold dan Jamaludin Nodai 7 Anak di Bawah Umur di Pancoran Buntu

"Ada yang mengiming-imingi, ada yang sedikit ancaman juga ada. Yang masih anak-anak diiming-imingi, diajak jajan, dikasih permen, dan sebagainya. Sementara yang umur 14 itu diberi ancaman sedikit," kata

Azis menambahkan, pelaku mengancam korban dengan sedikit kekerasan. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail bentuk kekerasan tersebut.

"Ya artinya kalau ancaman dengan kekerasan," ujar dia.

Baca juga: Ngajar Ngaji Sambil Berhadapan, Tangan Guru Cabul Malah Gerayangan ke Bagian Terlarang Korban

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orangtuanya. Korban mengeluh sakit di bagian alat kelaminnya.

"Setelah ditanyakan, kemudian dapat keterangan bahwa sakitnya karena disetubuhi oleh terduga pelaku. Dari situ si ibu bercerita pada tetangganya, dan mereka juga cerita kayaknya anak-anak tetangga juga jadi korban. Mereka kumpul, dan melaporkan kepada polisi," ujar mantan Kapolres Metro Depok itu.

Baca juga: Siasat Busuk Kakek 73 Tahun Nodai Gadis ABG Tetangganya Berulang Kali, Berawal Sering Main

Berdasarkan hasil penyidikan dan visum korban, polisi menetapkan Arnold dan Jamaluddin sebagai tersangka.

Kedua tersangka dijerat Pasal 76 Jo Pasal 81 dan Pasal 76e Jo Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved