Cerita Kriminal

Perilaku Tak Wajar Remaja Usai Jadi Korban Rudapaksa Marbot Masjid, Diancam dan Disogok Pinjam HP

Remaja laki-laki di Kota Bekasi menjadi korban pencabulan oleh marbot masjid berinisial R bermodus ancaman hingga diiming-imingi uang Rp20 ribu.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta
Tersangka R di Mapolres Metro Bekasi Kota - Remaja laki-laki di Kota Bekasi menjadi korban pencabulan oleh marbot masjid berinisial R bermodus ancaman hingga diiming-imingi uang Rp20 ribu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Remaja laki-laki berusia 13 tahun di Kota Bekasi menjadi korban pencabulan oleh marbot masjid berinisial R (28) bermodus ancaman hingga diiming-imingi diberi uang Rp20 ribu.

S (40), ibu korban menceritakan, putranya merupakan remaja masjid tempat pelaku bekerja di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi

"Ancamannya seperti itu, kalau menolak nanti dimusuhin. Anak saya statusnya sama-sama remaja masjid di situ, ngaji aktivitasnya di situ," kata S, Jumat (31/12/2021).

Selain ancaman, korban yang masih berusia anak juga diiming-imingi dipinjamkan ponsel pelaku serta kerap diberikan uang jajan. 

"Dikasi pinjem HP (ponsel) sama uang Rp5.000 makan, lalu uang lebih gedenya Rp20.000," jelas S. 

Adapun kasus pencabulan sesama jenis ini terungkap setelah korban menganis di kamar mandi, sang ibu lalu berusaha menanyakan kondisi anaknya.

Baca juga: Marbot Masjid di Bekasi Cabuli Remaja 13 Tahun, Korban Diancam hingga Diiming-imingi Rp20 Ribu 

Putranya belakangan ini kerap mengalami perubahan perilaku dari yang semula ceria menjadi pribadi yang pemurung.

Korban di sekolah merupakan ketua kelas, dia kerap diandalkan guru-gurunya.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Pasca kejadian, guru korban sempat menelpon S soal perubahan perilaku anaknya. 

"Ditanya sama gurunya engga ada cerianya diem aja biasanya kan ada ini, sekarang murung aja," kata S di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (31/12/2021).

Selain itu, korban ketika di rumah juga kerap bengong.

Pihaknya masjid tempat dia biasa aktif sempat mendorong agar tetap mengaji.

Baca juga: Remaja Laki-laki Dirudapaksa Marbot Masjid di Bekasi, Ibu Curiga Korban Ngeluh Sakit: Kamu Berantem?

"Kalau untuk takut keluar engga, karena saya temenin."

"Bahkan korban ini sempat ngaji, dari pihak masjid mendorong ngaji ngaji ngaji."

"Takutnya kan pikirannya kosong atau gimana, soalnya dirumah itu suka bengong," paparnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved